Hidayat Nur Wahid Bertemu dengan Anwar Ibrahim
Kamis, 06 Apr 2006 01:08 WIB
Jakarta - Ketua MPR Hidayat Nur Wahid bertemu dengan mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Istanbul, Turki, hari Rabu (5/4/2006). Pertemuan kedua tokoh tersebut terjadi di sela-sela forum Fourth Assembly World Movement for Democracy.Dalam pertemuan yang terkesan hangat tersebut, keduanya sempat membicarakan beberapa isu penting mengenai perkembangan demokrasi, dalam skala global maupun dalam lingkup Asia Tenggara.Kepada Hidayat, Anwar Ibrahim menyampaikan perlunya sebuah gerakan yang menentang penerapan demokrasi yang sangat ala Amerika. Anwar juga menyatakan perlunya meneruskan usaha demokratisasi di Asia dan Timur Tengah."Gerakan demokrasi yang cukup baik di Indonesia sebaiknya juga bisa dirasakan di negeri-negeri serumpun," ujar Anwar sebagaimana dikutip Hidayat, dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (6/4/2006).Kejujuran Dalam BerdemokrasiDalam forum yang diselenggarakan sejak tanggal 2-5 April ini, Hidayat juga sempat menyamaikan pidatonya mengenai kejujuran dalam melaksanakan demokrasi. Menurut Hidayat, semua pihak perlu bekerja sama dan saling belajar untuk lebih memahami demokrasi."Salah satu bentuk kejujuran dalam berdemokrasi adalah menghilangkan standar ganda," tegas Hidayat.Ditambahkannya, umat Islam sebagai bagian dari komunitas Indonesia dan dunia telah memberikan kontribusi besar kepada kemajuan demokrasi."Pemilu 1999 dan 2004 di Indonesia yang jujur, tertib dan aman merupakan salah satu bukti nyata," paparnya Hidayat dalam pidato berjudul Developing Viable Democratic Arenas in Muslim Societies.Hidayat berbicara pada hari Rabu tanggal 5 April dalam sidang pleno forum tersebut. Tak kurang 500 aktivis demokrasi, praktisi dan ilmuwan yang datang dari lebih 100 negara mendengarkan pidato Hidayat.
(fjr/)











































