Soal Voting, Konfercab PPP Banyuasin Ditunda Sepekan
Kamis, 06 Apr 2006 01:01 WIB
Banyuasin - Konfercab DPC PPP Banyuasin, Sumatra Selatan, ditunda hingga satu pekan. Penundaan ini dilakukan karena peserta konferensi menginginkan voting dalam pemilihan calon ketua. "Kami protes soal penundaan tersebut. Sebab kami, para peserta menginginkan pemilihan ketua secara voting, sementara pimpinan sidang tidak menginginkan hal itu," kata Damri Saari, ketua PAC PPP Betung, Banyuasin, Sumsel, kepada detikcom melalui telepon, Rabu (5/4/2006) malam. Masih menurut Damri, penundaan juga berdasarkan dorongan dari perwakilan dari pengurus DPW PPP Sumsel. "Mereka kan sebagai peninjau, seharusnya tidak boleh mencampuri jalannya proses konferensi, kecuali ada hal-hal yang krusial. Bukankah voting merupakan bagian lumrah dari demokrasi. Voting bukan sesuatu yang dilarang UU," kata Damri. Konfercab PPP Banyuasin sendiri dimulai Rabu (5/4/2006) pagi tadi. Seyogyanya, Kamis (6/4/2006) besok akan dilakukan pemilihan ketua. Namun, Konfercab dihentikan oleh pimpinan sidang dan panitia pelaksana karena soal mekanisme pemilihan ketua antara pemungutan suara secara voting atau formatur. Namun, lantaran terjadi perdebatan sengit mengenai pilihan tersebut, akhirnya Konfercab yang berlangsung di Balai Penelitian Sumbawa, Sumbawa, Banyuasin, Sumsel, ditunda hingga satu pekan. Sebagian peserta menduga bahwa seting penolakan voting memang dikondisikan oleh pimpinan sidang yakni Nurwahid yang juga mencalonkan diri sebagai ketua. Nurwahid merupakan rival dari calon yang lain yakni Agus Sutikno. Agus Sutikno diyakini didukung oleh sebagian besar perwakilan PAC PPP di Banyuasin. Jadi, bila pemilihan dilakukan dengan voting kemungkinan Agus Sutikno akan terpilih.
(atq/)











































