Bali Surga Kaum Paedofil

Bali Surga Kaum Paedofil

- detikNews
Rabu, 05 Apr 2006 23:08 WIB
Denpasar - Sebagai daerah wisata yang banyak dikunjungi wisatawan asing, ternyata Bali menjadi surga kekerasan seksual pada anak oleh kaum paedofil. Buktinya, beberapa pelaku telah ditangkap di beberapa wilayah di Bali. Polda Bali berhasil menangkap pelaku paedofil, di antaranya William Stuart Brown alias Tony mantan diplomat Australia. Pelaku akhirnya bunuh diri sehari setelah divonis penjara oleh PN Karangasem karena menyodomi beberapa anak di pantai Jasri Karangasem.Lalu Max Le Clerco warga Belanda yang mengeksploitasi anak-anak di Banyualit Buleleng pada tahun 2005. Pada tahun 2002, Heller Michael Renne dari Prancis juga mengekploitasi anak-anak Karangasem. Demikian diungkap dalam workshop Pencegahan Eksploitasi Seksual Komersial Anak (ESKA) di Hotel Inna Bali, Jl Veteran, Denpasar, Rabu (5/4/2006). Acara ini dikhususkan kepada pekerja hotel di Bali mulai dari satpam, bell boy, resepsionis, house keeping dan sopir sebanyak 50 orang. Tujuannya mengenalkan tindakan ESKA dan prosedur penanganannya. Direktur Pemberdayaan Masyarakat Direktorat Jenderal Pengembangan Destinasi Depbudpar, Ukus Kuswara mengatakan Bali sangat berkepentingan dengan program tersebut untuk mendukung munculnya ESKA. UU Nomor 22 Tahun 2003 tentang perlindungan anak belum mampu melindungi anak-anak dari kekerasan seksual. Korban kekerasan seksual biasanya akan mengalami cacat secara fisik, rendah diri, trauma, dan merasa dipinggirkan oleh masyarakat.Modus kekerasan seksual pada anak adalah memberi imbalan atau pun dengan pemaksaan serta menjadi orangtua angkat. Daerah yang menjadi sarang kekerasan seksual anak di Bali adalah Kabupaten Karangsem dan Buleleng. Selain Bali, daerah yang rawan ESKA yaitu NTB, Batam, Yogyakarta, dan Bandung. (atq/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads