Keluarga Korban Ledakan Bom Histeris
Rabu, 05 Apr 2006 18:08 WIB
Medan - Keluarga korban ledakan bom berkekuatan low explosive di gudang Detasemen Khusus (Densus) 88 Brimob Polda Sumut histeris saat mengetahui sanak keluarganya menjadi korban. Selain teriak-teriak, sejumlah anggota keluarga tidak bisa menahan isak tangis.Ruang tunggu di depan kamar jenazah RS Bayangkari Brimob akhirnya dipenuhi rasa haru. Tampak S boru Sitanggang, ibu Bripda Relius Malau histeris dan beberapa kali sempat pingsan."Tak ada lagi anakku yang dibanggakan. Anakku anggota Brimob," kata S Boru Sitanggang berulang-ulang sambil histeris di RS Bayangkari Brimob Polda Sumut, Rabu (5/4/2006).Keharuan juga menyelimuti para keluarga yang menjadi korban tewas lainnya. Dailami, kakak ipar Ucok Sugiarto tampak tidak dapat menahan kesedihan melihat adiknya menjadi korban tewas."Ucok orangnya baik, pendiam dan masih lajang. Dia sering bermain dengan anak-anak saya, berkeliling kota dan sering membawakan oleh-oleh atau jajanan," kenang Dailami.Rencananya jenazah Ucok akan dibawa ke Binjai, karena keluarganya berada di Binjai. Ucok selama ini tinggal di Asrama Brimob 121 Kebonlada, Barak Sinabung No 14 Binjai.Dailami mengaku tidak mendapat firasat apa-apa. Hanya saja Ucok meminta supaya dirinya mengurus KTP Ucok. "KTP sudah siap, tapi mendahului kami," katanya sambil menitikkan airmata.
(jon/)











































