Jokowi Minta Stok Vaksin Segera Dihabiskan: Kalau Kurang Minta Kemkes

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Selasa, 07 Sep 2021 15:15 WIB
Presiden Jokowi tinjau vaksinasi COVID-19 di Ponogoro (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi meninjau vaksinasi COVID-19 di Ponogoro. (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Ponorogo -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan dialog dengan sejumlah pondok pesantren dan rumah ibadah yang melakukan vaksinasi secara serentak. Dialog itu dilakukan melalui konferensi video.

Konferensi video itu dilakukan saat meninjau vaksinasi COVID-19 di Pondok Pesantren KH Syamsuddin, Kabupaten Ponorogo, Selasa (7/9/2021). Dalam dialog tersebut, Jokowi menyampaikan target vaksinasi nasional pada akhir 2021 mencapai angka 70 persen.

Target tersebut juga diharapkan dapat dicapai setiap provinsi, termasuk Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), yang akan menjadi tuan rumah perhelatan internasional World Superbike pada November mendatang.

"Kita inginkan seluruh provinsi bisa tervaksin minimal 70 persen itu di akhir tahun ini. Syukur sebelum perhelatan terutama yang di sekitar venue sudah bisa diselesaikan," ucap Jokowi.

Berkaitan dengan acara tersebut, perwakilan dari Provinsi NTB mengaku siap mempercepat proses penyuntikan vaksin dengan target 15 ribu suntikan per hari untuk mendukung pelaksanaan World Superbike.

"Kami siap dan kami berkomitmen, TNI, Polri, pemerintah, batalyon vaksinator, dan lain-lain, 500 fasilitas Kesehatan kami akan bergerak," ungkap perwakilan dari Provinsi NTB.

Pada dialog bersama perwakilan daerah tersebut, Jokowi juga meminta percepatan vaksinasi terus dilakukan agar penyebaran COVID-19 di Indonesia dapat segera dihentikan. Salah satu perwakilan dari Kota Palangkaraya bahkan menyebut bahwa percepatan vaksinasi di Provinsi Kalimantan Tengah terus diupayakan dengan membagi tiga zona vaksinasi.

"Ada zona timur di Das Barito, zona tengah di Palangkaraya sendiri dan sekitarnya, kemudian zona barat di Kotawaringin," ucap perwakilan dari Kota Palangkaraya.

Perwakilan dari Kota Palangkaraya itu juga menyebutkan pencapaian vaksinasi di Provinsi Kalimantan Tengah terus meningkat. Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi dari TNI Polri dengan para vaksinator.

"Ada dari provinsi, kemudian dari TNI, kemudian dari DPR, dari Binda (Badan Intelijen Negara Daerah), dan juga dari KKP (kantor kesehatan pelabuhan). Ini kami manfaatkan untuk kegiatan vaksinasi yang sifatnya massal," tambahnya.

Jokowi pun berpesan agar stok vaksin COVID-19 di daerah segera dihabiskan. Dia memastikan stok vaksin akan terus ditambah agar seluruh masyarakat bisa segera divaksinasi.

"Segera dihabiskan. Sehingga kalau kurang langsung minta lagi ke Kementerian Kesehatan, agar segera selesai program vaksinasi kita agar penyebaran COVID, penyebaran varian Delta bisa kita kurangi, bisa kita hentikan," tutur Jokowi.

(mae/bar)