Luhut Sorot Kasus Holywings Kemang Langgar Prokes!

Tim detikcom - detikNews
Senin, 06 Sep 2021 18:56 WIB
Kerumunan di Holywings Kemang dibubarkan polisi
Kerumunan di Holywings Kemang (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat tidak euforia meski kasus Corona kini mulai turun. Dia ikut menyinggung kerumunan di Holywings Jakarta yang sempat viral.

Luhut mengatakan saat ini kasus konfirmasi Corona, kematian, hingga jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit mulai turun. Hal ini bisa disyukuri tapi tetap tidak boleh euforia.

"Apa yang dicapai sampai hari ini bukan bentuk euphoria yang harus dirayakan. Kelengahan sekecil apa pun yang kita lakukan ujungnya peningkatan kasus dalam beberapa waktu ke depan," kata Luhut dalam jumpa pers virtual, Senin (6/9/2021).

Luhut mewanti-wanti agar tidak ada warga yang euforia saat kasus Corona turun lalu merayakan dengan kerumunan. Dia menyinggung adanya kafe-kafe dan restoran yang melanggar protokol kesehatan karena muncul kerumunan.

"Ini adalah sesuatu yang harus kita hindari seperti yang terjadi beberapa hari yang lalu di restoran kafe di wilayah Jakarta yang tidak patuh pada prokes hingga akhirnya haus dilakukan tindakan penutupan selama 3 hari ke depan," ujar Luhut.

Luhut memang tidak menyebut secara khusus kafe yang dimaksud. Namun kafe di Jakarta yang baru saja ditindak karena melanggar protokol kesehatan adalah Holywings Kemang.

Akibat melanggar PPKM, Holywings Kemang disegel selama 3x24 jam oleh Satpol PP. Polisi juga kini turun tangan mengusut.

Kembali ke pernyataan Luhut, restoran dan kafe wajib menerapkan aplikasi PeduliLindungi bagi pengunjung. Dengan begitu, status vaksinasi pengunjung dapat diketahui.

"Kami juga masih melihat masih ada restoran kafe yang masih belum menerapkan aplikasi PeduliLindungi, padahal ini semua adalah untuk keamanan kita bersama," ucap Luhut.

Lihat juga Video: Sandiaga Uno Sentil Pengelola dan Pelanggan Holywings

[Gambas:Video 20detik]



(imk/imk)