Badut Demo Tolak Privatisasi Aset Negara di Bundaran HI

Badut Demo Tolak Privatisasi Aset Negara di Bundaran HI

- detikNews
Rabu, 05 Apr 2006 15:32 WIB
Jakarta - Tidak hanya ribuan buruh, badut pun ikut turun ke jalan meramaikan demo besar-besaran di Jakarta. Badut nan lucu ini bukan demo UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, melainkan menolak penjualan aset negara kepada pihak asing.Badut itu meramaikan aksi yang digelar 100 orang dari Koalisi Rakyat dan Mahasiswa Anti-privatisasi Aset Negara (Kormapan) di Bundaran HI, Jakarta, Rabu (5/6/2006).Badut yang mengenakan topi terbuat dari ember warna merah serta baju bergambar bola-bola aneka warna serta sepatu tentara ini tampak sibuk menjajakan dagangannya.Barang dagangan itu ditempeleli tulisan, antara lain "Blok Cepu", "Freeport", "ExxonMobil" dan "Indosat"."Kami menilai pemerintahan SBY-JK masih berpihak pada AS dan Inggris. Mereka hanya boneka dan kaki tangan penjajah," kata Koordinator Aksi Dedi Ahmad dalam orasinya.Massa terus berorasi sambil mengelilingi Bundaran HI dengan mengusung spanduk bertuliskan "Singapura penjarah aset negara dan pelindung koruptor BLBI", "KPK segera usut KKN dalam penjualan aset negara", "Indonesia not for sale" dan "Putuskan hubungan dengan penjajah, tolak privatisasi aset negara".Puas berorasi, massa meninggalkan Bundaran HI dengan menumpang mobil pick up menuju Gedung KPK, Jalan Veteran. Aksi berjalan tertib dan puluhan polisi menjaga jalannya aksi. (aan/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait