Aksi Buruh Macetkan Lalu Lintas 3 Jam, Sopir Bus Tekor
Rabu, 05 Apr 2006 14:45 WIB
Jakarta - Para sopir bus menjadi korban aksi buruh menolak revisi UU Tenaga Kerja. Mereka terjebak kemacetan hingga berjam-jam. Akibatnya setoran pun tidak terpenuhi sampai harus nombok.Salah seorang kondektur bus Senen-Tangerang, Jay (22), mengaku terjebak macet di Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, hingga 3 jam, Rabu (5/4/2006) ini. "Kalau ada demo seperti ini kita rugi, kadang-kadang kita sampai nombok," keluh Jay.Berapa kerugiannya, Jay tidak mau menyebutkan. Tapi, katanya, yang jelas uang yang didapatnya hingga siang ini belum mencukupi untuk membayar setoran. Hal senada juga dituturkan Mansyur (38), pengemudi bajaj. Dia bahkan mengaku dari pagi sampai siang ini belum mendapat setoran. Gara-gara demo buruh, Mansyur membutuhkan waktu 2 jam dari Tanah Abang menuju Gambir. Demonstrasi buruh di depan Istana Merdeka pada hari ini memang melumpuhkan arus lalu lintas dari Senen sampai Harmoni. Dari pantauan detikcom, kemacetan total terjadi di Jalan Pejambon sampai Jalan Medan Merdeka Utara.Hal itu terjadi karena Jalan Medan Merdeka Utara ditutup. Penutupan dilakukan karena ruas jalan tersebut dipenuhi bus dan truk pengangkut buruh ke Jakarta.
(iy/)











































