Ini Alasan Polisi Belum Tetapkan Ortu Tersangka Pesugihan Cungkil Mata

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Senin, 06 Sep 2021 13:05 WIB
Seorang anak perempuan di Sulsel harus dilarikan ke RS. Korban dicungkil matanya oleh orang tuanya diduga sebagai syarat belajar ilmu hitam. (dok Istimewa)
Seorang anak perempuan di Sulsel harus dilarikan ke RS. Mata korban dicungkil oleh orang tuanya diduga sebagai syarat belajar ilmu hitam. (Dok. Istimewa)
Gowa -

Polisi belum menetapkan kedua orang tua di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang tega mencungkil mata anaknya, AP (6). Polisi masih menunggu hasil observasi kejiwaan keduanya sebelum dijadikan tersangka.

"Kepada orang tua kenapa belum jadi tersangka? Sekarang mereka masih ada di rumah sakit Dadi dalam rangka observasi. RS Dadi belum berikan observasinya," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (6/9/2021).

Zulpan berharap pihak RSUD Dadi dapat segera mengeluarkan hasil pemeriksaan mereka kepada HAS (43) dan TAU (47), sehingga proses penyidikan dapat terus dikembangkan.

"Itulah yang kita minta secepat mungkin RS Dadi segera memberikan hasil rekomendasi, dalam rangka kepentingan penyidikan. Kalau rekomendasi keluar dia jadi tersangka otomatis," tegasnya.

Meski begitu, pihaknya mencurigai HAS dan TAU tidak memiliki masalah kejiwaan. Pemeriksaan kejiwaan yang dilakukan lebih pada memenuhi langkah-langkah prosedur dalam penyidikan.

"tapi logikanya bahwa tidak mungkin orangtua gila, karena paman dan kakek jadi tersangka karena paman dan kakek yang pegang tangan AP. Bagaimana orang waras bisa bantu orang gila," terang Zulpan.

Saat ini, kondisi AP yang berada di rumah sakit sudah membaik. Pemerintah Gowa, kata Zulpan, juga telah berjanji akan memberikan bantuan biaya untuk pengobatan AP.

"Pak Bupati sudah menyanggupi. Ada juga pendampingan badan perlindungan anak Gowa. Jadi anaknya perlu didampingi karena pasca kejadian ini dia mengalami trauma jadi perlu trauma healing dan sebagainya," ucapnya.

(nvl/idh)