Gerindra Ungkap Mediasi Ketua DPRD dan Bupati Solok Sudah Dilakukan

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Senin, 06 Sep 2021 06:52 WIB
Politikus Gerindra Andre Rosiade (Jeka Kampai/detikcom)
Foto: Politikus Gerindra Andre Rosiade (Jeka Kampai/detikcom)

Kini, Gerindra mendukung langkah hukum yang dilakukan Dodi. Andre berhadap proses hukum berjalan dengan baik.

"Tentu sekarang kami serahkan sepenuhnya kepada Saudara Dodi, dan kami tentu akan memberikan dukungan kepada Saudara Dodi agar proses hukum berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku, sesuai dengan prosedur hukum. Tentu kami akan mendukung langkah hukum Saudara Dodi untuk mengembalikan harkat dan martabat serta kehormatan beliau," jelasnya.

Dodi Laporkan Epyardi ke Polisi

Dodi melaporkan Epyardi ke Polda Sumbar pada 9 Juli 2021 lalu. Laporan tersebut dilayangkan karena Epyadri diduga membuat dan menyebarkan video ke sebuah grup WhatsApp yang dinilai berisi unsur penghinaan atau pencemaran nama baik.

Epyardi juga sudah menerima surat pemanggilan dari Polda Sumbar. Epyardi berharap kasus dugaan pencemaran nama baik Dodi bisa selesai dengan mediasi.

"Kita hormati proses hukum yang berjalan. Kita juga memberi apresiasi terhadap langkah yang diambil Polda untuk memediasi," kata Epyardi melalui kuasa hukumnya, Suharizal, Minggu (5/9).

Namun Dodi memilih menutup pintu damai dengan Epyardi. Dia menantang Epyardi di pengadilan.

"Pintu damai sudah tertutup. Kita bertemu di pengadilan saja," kata Dodi kepada detikcom, Minggu (5/9).


(lir/gbr)