Anggota DPR Beberkan 'Oleh-oleh' Kunjungan dari Jerman
Rabu, 05 Apr 2006 13:26 WIB
Jakarta - Sudah tradisi, setiap bepergian pasti kita membawa oleh-oleh. Anggota DPR yang baru saja terbang ke Jerman juga mudik dengan membawa buah tangan berupa laporan hasil kunjungan kerja. Oleh-oleh lainnya apa dong?Anggota DPR RI dari FPDIP Irmadi Lubis menyatakan, agenda anggota DPR selama berkunjung ke Jerman sejak 25 Maret hingga 2 April 2006 sangatlah padat.Menurut wakil rakyat yang turut ke Jerman ini, delegasi DPR bertemu dengan anggota parlemen dari partai oposisi karena di Eropa ada wacana Indonesia tidak konsisten dengan MoU Helsinki dengan mengulur-ulur pembahasan RUU Pemerintahan Aceh (PA)."Kita jelaskan bahwa Indonesia tetap konsisten. Pembahasan RUU terlambat karena masuknya draf dari pemerintah juga terlambat," kata Irmadi.Tanggapan mereka? "Mereka akhirnya dapat memahami dan akan menyosialisasikan pada parlemen Eropa lainnya," ujarnya.Selain itu, lanjut Irmadi, delegasi DPR juga bertemu dengan WNI yang tidak memiliki kewarganegaraan dan akan diusahakan agar dapat kembali ke RI."Mereka juga meminta RUU Kewarganegaraan dapat mengakomodir kepentingan kawin campur terutama terkait anak-anak hasil kawin campur," urainya.Delegasi DPR juga melakukan pertemuan dengan Menteri Pertanian dan Wakil Menteri Luar Negeri untuk membahas bagaimana meningkatkan hubungan RI dengan Jerman di bidang pertanian dan luar negeri."Kita juga dapat pertanyaan soal hubungan Islam dan Kristen. Akhirnya kita jelaskan Islam di Indonesia berbeda dengan Islam ekstrem. Islam di Indonesia moderat dan menghargai minoritas," jelas Irmadi.Hasil kunjungan itu akan disusun Irmadi dkk sebagai laporan untuk pimpinan. "Nanti biar pimpinan mengkomunikasikan dengan pemerintah hasil kunjungan tadi. Kita tidak menandatangani kesepakatan apa pun karena itu tugas pemerintah," kata Irmadi.17 Anggota DPR diam-diam berangkat ke Jerman pada akhir Maret lalu. Mereka berdalih, kunjungan itu merupakan kunjungan bilateral Badan Kerjasama Antarparlemen (BKSAP). Di Jerman, para legislator ini menginap di Hotel Koniggshof, Muenchen, yang mewah.
(aan/)











































