Tiga Besar di Survei CISA, Demokrat: Jadi Oposisi Sudah Tepat!

Athika Rahma - detikNews
Minggu, 05 Sep 2021 10:09 WIB
Kamhar Lakumani (Dokumentasi pribadi).
Kamhar Lakumani (Dok. Pribadi)
Jakarta -

Partai Demokrat menjadi satu dari tiga partai dengan elektabilitas tertinggi versi survei lembaga Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA). Demokrat menempati peringkat kedua di hasil survei tersebut.

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengatakan hal ini tidak terlepas dari kerja nyata Partai Demokrat yang dinilai lebih berdampak dibanding kebijakan pemerintah selama ini.

"Masuknya Partai Demokrat dan Mas Ketum AHY pada 3 besar dari hasil survei tersebut tentu semakin menambah percaya diri dan optimisme Partai Demokrat dan segenap kader bahwa pilihan berkoalisi dengan rakyat dalam bentuk wujud menjadi oposisi sudah tepat," ujar Kamhar dalam keterangannya, Minggu (5/9/2021).

Menurutnya, aspirasi-aspirasi yang diperjuangkan Demokrat dinilai lebih mewakili kepentingan rakyat, seperti penolakan terhadap amandemen UUD 45 untuk penambahan periodisasi ataupun penambahan waktu masa jabatan presiden dan DPR sampai 2027. Hal ini turut meningkatkan elektabilitas partai tersebut.

Menurut survei tersebut, sebesar 66,5 persen rakyat menolak wacana presiden 3 periode, hanya 30,92 persen yang menerima.

"Sementara untuk penambahan masa jabatan hingga 2027 penolakan rakyat lebih besar lagi mencapai 68,5 persen, hanya 28 persen yang menerima," katanya.

Sementara elektabilitas Demokrat meningkat, kepercayaan masyarakat terhadap kerja pemerintah dinilai Kamhar semakin kecil. Dalam hasil survei disebutkan, 54,34 persen rakyat kecewa terhadap kinerja pemerintah, sedangkan 42,49 persennya tidak kecewa.

Menurutnya, penurunan kepercayaan rakyat ini menjadi peringatan keras bagi pemerintah untuk berfokus menjalankan program-program pro rakyat, membantu langsung meringankan beban rakyat yang diterpa krisis kesehatan dan krisis ekonomi akibat pandemi COVID-19.

"Bukan mengurus pemindahan Ibu Kota Negara dan belanja Alutsista ribuan triliun yang terbaca sebagai hidden agenda di balik puja-puji Pak Prabowo kepada Presiden Jokowi, apalagi perpanjangan masa jabatan presiden. Publik monitor dan publik makin kritis," ujarnya.

Berikut ini hasil lengkap survei elektabilitas partai versi CISA:

PDIP 24,58%
Demokrat 18,75%
Golkar 14,25%
PKB 10,67%
PKS 9,33%
Gerindra 7,25%
NasDem 5,33%
PAN 3,75%
PPP 2,92%
Tidak Tahu 3,17%

Simak juga 'Soal Wacana Amandemen UUD 1945, PD: Urgensinya Apa?':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/knv)