Lembek Sikapi Eksodus ke Australia, SBY Akan Dikuyo-kuyo

Lembek Sikapi Eksodus ke Australia, SBY Akan Dikuyo-kuyo

- detikNews
Rabu, 05 Apr 2006 11:45 WIB
Jakarta - Pemerintah segera merespons adanya 6 warga Papua yang ingin meminta suaka kembali ke Australia. Jika tidak segera diatasi, dikhawatirkan gelombang eksodus warga Papua akan terus berlanjut sehingga merusak citra Indonesia di mata internasional."Harus segera diambil langkah cepat dan lebih tegas, karena jika tidak, Indonesia akan terus dianggap lemah sehingga bisa dimainkan," kata anggota Komisi I DPR RI Jeffrey J Massie kepada detikcom melalui telepon, Rabu (5/4/2006).Menurut Jeffrey, tindakan eksodus warga Papua diduga terkait skenario Australia yang harus segera disikapi. Jika SBY tidak mengambil langkah berani, Indonesia akan diremehkan terus oleh Australia."SBY dan Indonesia akan terus dikuyo-kuyo. Protes SBY tidak dianggap karenanya harus bersikap lebih tegas lagi. Kalau perlu harus sama-sama memberi warning," tandas Jeffrey.Jeffrey meminta Deplu agar tidak mengumbar janji namun melakukan tindakan nyata untuk menyelesaikan eksodus warga Papua. Banyaknya permintaan suaka oleh warga Papua, menurut Jeffrey, bukti riil kegagalan Deplu di bidang diplomasi."Ini menunjukkan kegagalan Deplu yang tidak bisa berbuat apa-apa. Deplu harus merespons ini," pinta Jeffrey.Dilansir Sydney Morning Herald pada hari ini, 6 pencari suaka asal Papua kembali tiba di Australia sejak 3 hari lalu.Menurut Yus Mawengkang, seorang pendeta di Kota Merauke, Papua, mereka terdiri dari seorang aktivis Paulus Samkakai beserta istrinya dan empat anaknya, termasuk seorang bayi yang baru berusia 2 bulan (iy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads