Kader PAN di Daerah Terganggu Isu SB-Nia Paramitha

Kader PAN di Daerah Terganggu Isu SB-Nia Paramitha

- detikNews
Rabu, 05 Apr 2006 10:41 WIB
Jakarta - Isu adanya hubungan khusus antara istri Gustiranda, Nia Paramitha, dengan Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir (SB) ternyata berimbas besar di tubuh partai berlambang Matahari terbit itu. Para kader daerah merasa gerah dan terganggu. Kondisi ini diakui oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN Zulkifli Hasan kepada wartawan di kantor DPP PAN, Jl. Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa (4/4/2006) malam. Menurut Zulkifli, para kader PAN di daerahlah yang mendorong agar DPP PAN segera bertindak untuk meredam isu ini. Sebab, menurut Zulkifli, isu ini merupakan fitnah keji dan cenderung penistaan terhadap SB. "Yang merasa sangat terganggu justru kader-kader kami yang di desa, di kecamatan, di provinsi. Mereka menelepon kami agar ada langkah-langkah dari DPP PAN. Kenapa partai kita diisukan macam-macam, difitnah yang begitu keji, kok tidak ada komentar?" ujar Zulkifli menirukan pertanyaan dari kader-kader PAN yang menghubunginya.Karena itulah, kata Zulkifli, DPP PAN melakukan langkah serius dengan menunjuk pengacara Indra Sahnun Lubis untuk melakukan langkah hukum. DPP PAN juga mengancam menuntut secara hukum media-media massa yang masih memberitakan dan mengaitkan kasus rumah tangga Gustiranda-Nia Paramitha dengan SB.Bantah Ada Kaitan Politik Zulkifli juga membantah munculnya isu ini terkait politik. "Tidak ada itu. Saya tidak melihat itu. Ini yang jelas adalah urusan keluarga Nia dan Gustiranda yang tidak ada kaitannya sama kita," ujar Zulkifli. Pernyataan Zulkifli ini berbeda dengan pengakuan SB sebelumnya. "Mungkin saja isu ini hanya permainan politik. Posisi saya sebagai Ketum kan bisa jadi bahan tohokan," ujar SB di sela-sela menghadiri pernikahan Ketua DPP PAN Hakam Naja dengan Haristiyani di Masjid Jami Pekalongan, Minggu (2/4/2006) lalu.Zulkifli Hasan bersikeras isu yang berkembang seputar keterlibatan Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir adalah fitnah keji, yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan PAN maupun Ketua Umum PAN. "Faktanya itu, tidak ada sama sekali yang menunjukkan kaitan," tegas Zulkifli. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads