Peristiwa ini terjadi di sebuah desa di Sangeh. Monyet berwarna abu-abu tersebut menunggu di atap rumah warga, menunggu penduduk memberikan makanan.
Khawatir semakin banyaknya monyet yang menyerbu permukiman, warga sekitar berinisiatif membawakan buah-buahan dan kacang tanah ke Hutan Monyet Sangeh.
"Kami takut monyet-monyet lapar itu menjadi liar dan ganas," ujar salah seorang warga bernama Gustu Alit dilansir dari Associated Press, Sabtu (4/9/2021).
Sebelum pandemi, Hutan Monyet Sangeh kerap didatangi turis untuk berwisata. Monyet di sana terbilang jinak. Dengan diiming-imingi satu atau dua kacang, monyet biasa bersedia duduk di pundak turis untuk berswafoto. (alj/alj)











































