Ustaz Khalid Basalamah: Cukup Satu Kalimat, Maka Allah akan Tolong Kita

Rahma Indina Harbani - detikNews
Jumat, 03 Sep 2021 19:55 WIB
Ustaz Khalid Basalamah
Foto: Wahyudi (20detik)/Ustaz Khalid Basalamah: Cukup Satu Kalimat, Maka Allah akan Tolong Kita.
Jakarta -

Ada satu kalimat yang dapat dibaca muslim saat menghadapi situasi genting, bahaya, atau menghadapi masalah. Riwayat hadits dari Ibnu Abbas menceritakan, kalimat ini yang menolong Nabi Ibrahim saat dilemparkan ke api

حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ الَهَا إِبْرَاهِيمُ عَلَيْهِ السَّلَام حِينَ أُلْقِيَ فِي النَّارِ وَقَالَهَا مُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ قَالُوا إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

Artinya: Hasbunallah wa nikmal wakil adalah ucapan Ibrahim AS ketika dilemparkan ke api. Juga diucapkan Nabi SAW ketika orang-orang kafir berkata: "Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka", maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung." (HR Bukhari).

Ustadz Khalid Basalamah melalui kanal Youtube Brebes Mengaji mengungkapkan, kalimat yang disebut sebagai kalimat penolong dan penyelamat bagi umat Muslim dalam berbagai situasi adalah:

حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

Bacaan latin: Hasbunallah Wanikmal Wakil

Artinya: "Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung."

Dalam unggahan berjudul Inilah Bukti Keajaiban Kalimat Hasbunallah Wanikmal Wakil yang diupload pada 26 Januari 2019, pendakwah asal Makassar, Sulawesi Selatan, ini menjelaskan seseorang bisa mengamalkan kalimat ini saat menemui masalah yang kecil atau pun besar.

Ustaz Khalid juga menceritakan keajaiban dari kalimat, Hasbunallah Wanikmal Wakil dari kisah peperangan Nabi Muhammad SAW. Tepatnya saat umat muslim mengalami kekalahaan di Perang Uhud.

Pada saat itu, baik Rasulullah SAW maupun para sahabat dalam kondisi yang terluka berat. Bahkan disebut bahwa setiap orangnya minimal memiliki tiga luka dari sabetan tombak atau pun pedang.

Rasulullah dan tentara muslim pun pulang kembali ke Madinah. Namun, saat sedang melaksanakan sholat Maghrib, Rasul menerima wahyu dari Allah SWT yang memerintahkan para prajurit muslim di Perang Uhud untuk kembali melawan Quraisy. Tidak boleh digantikan dengan anggota yang baru.

Orang-orang yang telah terluka dalam Perang Uhud ini pun kembali bangkit setelah menerima kabar dari Rasulullah SAW, kemudian mereka berkumpul di sebuah tempat yang bernama Hamrad Asad. Mereka yang merasa takut karena harus melawan lagi mengucapkan, Hasbunallah Wanikmal Wakil.

Mendengar kabar kaum muslim kembali mengajak perang, kaum Quraisy justru merasa kebingungan dan takut, hingga mereka memilih untuk pulang.

"Para sahabat yang sudah menunggu selama berhari-hari pun akhirnya gembira dan puas karena Allah telah memberikan ketenangan jiwa melalui kemenangan ini," cerita Ustadz Khalid.

Kisah ini termaktub dalam QS. Ali Imran ayat 171-173 yang artinya,

"Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia dari Allah. Dan sungguh, Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang menaati (perintah) Allah dan Rasul setelah mereka mendapat luka (dalam Perang Uhud). Orang-orang yang berbuat kebajikan dan bertakwa di antara mereka mendapat pahala yang besar.

(Yaitu) orang-orang (yang menaati Allah dan Rasul) yang ketika ada orang-orang mengatakan kepadanya, "Orang-orang (Quraisy) telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka," ternyata (ucapan) itu menambah (kuat) iman mereka dan mereka menjawab, "Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung."

Sebagai penutup, Ustadz Khalid Basalamah mengajak umat muslim untuk selalu mengucapkan kalimat ini dalam semua keadaan. Sebab hanya Allah menjadi satu-satunya penolong bagi kita semua.

(rah/row)