Akan Dipanggil Komnas HAM, KPI Siap Beri Informasi soal Kasus Pelecehan

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Jumat, 03 Sep 2021 16:39 WIB
Kepanjangan KPI yang Dapat Aduan Voli Berbikini di Olimpiade
Foto Ilustrasi KPI (Agus Tri Haryanto/detikINET)
Jakarta -

Komnas HAM akan memanggil pihak dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terkait kasus pelecehan seksual dan perundungan sesama pegawai KPI pusat. KPI mengaku siap terbuka mengenai segala informasi terkait kasus ini.

Komisioner KPI Bidang Kelembagaan Irsal Ambia menyatakan KPI akan menyambut dengan tangan terbuka untuk berkoordinasi dengan lembaga mana pun. Dia menyebut KPI juga akan memberi informasi lengkap apa pun yang menyangkut kasus pelecehan pegawai.

"KPI terbuka untuk berkoordinasi dengan siapa pun, dengan pihak mana pun, untuk memberikan informasi apa pun," kata Irsal di Kantor KPI, Jalan Juanda, Jakarta Pusat, Jumat (3/9/2021).

Sebelumnya, Komnas HAM akan memanggil pihak dari KPI dan kepolisian terkait kasus pelecehan seksual dan perundungan sesama pegawai KPI pusat. Komnas HAM akan mengirim surat pemanggilan terhadap kedua lembaga itu pada pekan depan.

"Kami akan berkirim surat hari Senin atau Selasa ke KPI atau kepolisian. Jadi kami akan berkirim surat meminta keterangan," kata Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara kepada wartawan, di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Jumat (3/9).

Beka berharap pihak-pihak terkait dapat bekerja sama dengan baik agar nantinya kasus ini dapat secepatnya diselesaikan.

"Harapannya ya berdua bisa merespons dengan cepat, jadi progresnya atau kemajuannya juga dengan cepat," ucap Beka.

Untuk diketahui, Komnas HAM menerima aduan soal perundungan (bullying) dan pelecehan seksual di kalangan pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sejak beberapa tahun lalu. Komnas HAM menyarankan korban melapor ke polisi karena ada unsur pidana pada kasus itu.

"Dari analisis aduan, korban disarankan untuk melapor ke polisi karena ada indikasi perbuatan pidana," kata komisioner Komnas HAM RI Beka Ulung Hapsara dalam keterangan tertulis, Kamis (2/9).

(whn/zak)