Fadjroel Harap Ada Langkah Khusus Tangani Sertifikat Vaksinasi Jokowi Beredar

ADVERTISEMENT

Fadjroel Harap Ada Langkah Khusus Tangani Sertifikat Vaksinasi Jokowi Beredar

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Jumat, 03 Sep 2021 13:22 WIB
Jubir Presiden, Fadjroel Rachman
Jubir Presiden, Fadjroel Rachman (Andika/detikcom)
Jakarta -

Beredarnya sertifikat vaksinasi dan NIK Presiden Joko Widodo (Jokowi) memicu perhatian. Juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman, menyesalkan kejadian tersebut.

"Menyayangkan kejadian beredarnya data pribadi tersebut," kata Fadjroel kepada wartawan, Jumat (3/9/2021).

Fadjroel berharap ada langkah khusus untuk menangani hal itu. Dia berharap peristiwa serupa tak terulang.

"Berharap pihak terkait segera melakukan langkah khusus untuk mencegah kejadian serupa, termasuk melindungi data milik masyarakat," ujar Fadjroel.

Sebelumnya diberitakan, sertifikat vaksinasi Presiden Jokowi beredar luas di Twitter. Beredarnya sertifikat tersebut dikaitkan dengan bocornya data di aplikasi PeduliLindungi.

Dilihat detikcom, sertifikat vaksinasi itu memuat nama Jokowi beserta NIK. Selain itu, ada juga tanggal lahir Jokowi dan barcode.

Surat keterangan vaksinasi COVID-19 itu menyatakan Jokowi telah divaksinasi untuk dosis kedua pada 27 Januari 2021. Di bagian bawah sertifikat tersebut, ada logo KPC-PEN, Kementerian Kominfo, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian BUMN. Tak hanya itu, tersebar juga nomor HP ajudan Presiden.

detikcom mencoba meminta konfirmasi atas beredarnya sertifikat vaksinasi Jokowi tersebut kepada Menkominfo Johnny G Plate. Namun Johnny meminta hal tersebut ditanyakan langsung kepada Kemenkes.

"Data PeduliLindungi yang saat ini berada di cloud Kominfo baru dimigrasi ke DC Kominfo dan statusnya aman. Data yang ditanyakan di atas adalah pada saat awal sebelum migrasi ke Kominfo dan kebijakannya berada di Kemenkes. Agar akurat dan tidak membingungkan masyarakat, lebih baik langsung ditanyakan ke Kemenkes," ujar Johnny.

Tonton video 'Waduh! Sertifikat Vaksin Jokowi Tersebar di Media Sosial':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/tor)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT