Anies Kini Sebut Capaian Vaksin DKI Diraih Berkat Kerja Kolosal

Tiara Aliya - detikNews
Jumat, 03 Sep 2021 12:57 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat doorstop di Balai Kota DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Tiara Aliya/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbicara soal program vaksinasi COVID-19 di Ibu Kota. Anies kini menyebut capaian vaksin di Jakarta tinggi berkat kerja kolosal berbagai pihak.

"DKI Jakarta saat ini alhamdulillah kalau kita bicara tentang capaian vaksin ini kerja kolektif, kerja kolosal. Dikerjakan oleh begitu banyak orang," kata Anies saat menghadiri Sentra Vaksinasi BPP HIPMI di Pasar Ikan Modern Muara Baru, Jakarta Utara, Jumat (3/9/2021).

Merujuk data Pemprov DKI, capaian program vaksinasi COVID-19 di Jakarta untuk dosis pertama sebesar 9,7 juta. Sedangkan untuk dosis kedua sebanyak 5,8 juta.

Anies menyadari program vaksinasi berbeda dengan program bantuan sosial (bansos) di mana warga sukarela datang dan mengantre demi mendapatkan bantuan sembako. Sedangkan vaksinasi, tak semua warga mau disuntik vaksin karena berbagai alasan. Menurut Anies, di sinilah peran berbagai pihak diperlukan.

"Kalau di sini ada vaksinasi belum tentu orang akan datang, harus digerakkan untuk datang. Dan kalau bansos abis ambil mungkin antre lagi. Kalau ini nggak ada yang antre lagi, sekali suntik yasudah paling nanti pada periode kedua (datang lagi)," jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Anies juga berbicara mengenai kondisi COVID-19 di Ibu Kota yang semakin melandai. Anies menilai hal ini didapat karena jalannya program vaksinasi COVID-19 disertai kerja bersama.

"Ada yang bekerja di dalam menangani pengendalian penduduk. Ada yang bekerja mengendalikan aspek vaksinasi, tapi kerja kolosal. Karena itu saya sampaikan terima kasih kepada semuanya," ucapnya.

Anies melaporkan kini positivity rate COVID-19 di Jakarta sudah di bawah 5 persen dengan jumlah kasus aktif hanya sekitar 7 ribu. Kondisi ini, sebutnya, berbanding terbalik dengan sebulan lalu. Sekali lagi, Anies menekankan semua ini berkat kerjasama seluruh pihak.

"Padahal bulan Juli kemarin kita 113 ribu kasus aktif. Tanggal 16 Juli itu puncaknya dan dalam waktu satu bulan turun menjadi di bawah 10 ribu. Ini kerja keras semua pihak," ucapnya.

Eks Mendikbud RI itu berharap pandemi Corona segera berakhir. Dengan begitu, perekonomonian di Jakarta bisa segera bangkit.

"Mudah-mudahan kita segera bisa melewati masa ini dan perekonomian segera bergerak. Ini krisis ekonomi yg unik karena biasanya krisis ekonomi salah hitung, kalau ini tidak ada perhitungan yang salah. Ini mendadak kita tidak boleh interaksi. Jadi ini satu krisis yang agak berbeda," imbuh Anies.

Simak juga video 'Satgas Sebut 5 Vaksin di Indonesia Efektif Lawan Varian Delta Cs':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/mae)