Polisi Ungkap Modus Eks Asisten YouTuber Magdalena Tilap Rp 2,4 M

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 02 Sep 2021 18:15 WIB
Jakarta -

YouTuber Mgdalenaf melaporkan mantan asisten bernama Gita Cinta Kintamani Akbar ke polisi atas dugaan tindakan penipuan uang sebesar Rp 2,4 miliar. Pelaku diketahui bekerja sebagai admin yang mengurus soal endorsement Mgdalenaf.

"Terlapor mantan karyawan sendiri. Pekerjaannya setiap hari admin endorsement-nya yang sudah bekerja lebih-kurang hampir setahun dengan pelapor," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (2/9/2021).

Menurut Yusri, laporan dari Mgdalenaf telah dilayangkan ke Polda Metro Jaya pada Agustus lalu. Pada Senin (31/8) kemarin, Mgdalenaf sebagai pelapor telah dimintai keterangan.

Dari keterangan awal pelapor, polisi menemukan modus terlapor dalam melakukan penipuan. Modus tersebut ialah mengubah nomor rekening pembayaran kerja sama klien kepada Mgdalenaf.

"Modusnya tanpa sepengetahuan pelapor kemudian terlapor mengubah membuat invoice yang palsu. Kemudian invoice asli dimasukkan ke nomor rekening si terlapor," ujar Yusri.

Polisi kini masih melakukan penyelidikan terkait laporan dari YouTuber Mgdalenaf. Pihak terlapor pun kini akan segera dilakukan pemanggilan oleh kepolisian.

"Ini masih proses kita sudah periksa dan klarifikasi pelapor sesuai dengan bukti dan saksi yang dia laporkan. Rencana tindak lanjut kita akan periksa saksi lain dan mudah-mudahan minggu ini kita selesaikan saksi lain. Termasuk si terlapor sendiri akan kita undang untuk kita klarifikasi," katanya.

YouTuber Mgdalenaf atau Magdalena Fridawati melaporkan mantan asistennya bernama Gita Cintamani Akbar ke Polda Metro Jaya. Laporan itu atas dugaan penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp 2,4 miliar yang dilakukan terlapor.

"Kasusnya cukup pelik mengenai kasus dugaan tindak pidana penipuan, penggelapan uang, pemalsuan surat, dan pencucian uang yang dilakukan mantan pekerja aku Gita Cinta Kintamani Akbar," kata Magdalena kepada wartawan, Rabu (1/9).

Magdalena diketahui melaporkan perkara tersebut ke Polda Metro Jaya pada Kamis (12/8). Pada Selasa (31/8) kemarin dia telah dipanggil sebagai pihak pelapor.

YouTuber yang dikenal dengan konten kuliner ini mengaku diperiksa sejak pukul 10.00 WIB. Dia diperiksa selama 10 jam oleh penyidik.

"Ini lama karena kasusnya ini pasalnya banyak yang terkait dan cukup pelik kasusnya. Karena di sini yang dirugikan itu nominalnya sekitar Rp 2,4 miliar," ungkap Magdalena.

Laporan itu tertera dengan nomor laporan polisi nomor LP/B/3893/VIII/2021/SPKT POLDA METRO JAYA, Tanggal 12 Agustus 2021 atas nama pelapor Magdalena Fridawati.

(ygs/mea)