Jokowi Resmikan Bendungan Way Sekampung di Lampung

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Kamis, 02 Sep 2021 15:44 WIB
Presiden Jokowi (Foto: Rusman - Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi (Rusman/Sekretariat Presiden)
Pringsewu -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Way Sekampung di Kabupaten Pringsewu, Lampung. Jokowi bersyukur bendungan yang dibangun sejak 2016 itu kini sudah bisa difungsikan.

"Alhamdulillah bendungan yang dibangun sejak 2016, hari ini telah selesai dan siap difungsikan. Bendungan ini menelan biaya Rp 1,78 triliun dan memiliki kapasitas tampung 68 juta meter kubik dengan luas genangan 800 hektare," kata Jokowi melalui video yang disiarkan kanal YouuTube Setpres, Kamis (2/9/2021).

Jokowi mengatakan Bendungan Way Sekampung ini multifungsi. Bendungan itu, bisa digunakan untuk irigasi, penyedia air baku, pembangkit listrik, hingga untuk pengendalian banjir.

"Mampu mengairi 55 ribu hektare daerah irigasi existing dan 17.500 daerah irigasi bar. Artinya, ini ada ekstensifikasi dan menyediakan air baku hingga 2,737 liter per detik dan sebagai sumber pembangkit listrik 5,4 megawatt. Serta tadi yang sudah saya sampaikan sebagai pengendali banjir," ungkapnya.

Jokowi melanjutkan dengan bendungan ini, ketersediaan air di lumbung pangan nasional itu dapat terjaga keberlanjutannya. Dia berharap dengan keberadaan Bendungan Way Sekampung, produktivitas di daerah lumbung pangan nasional di Lampung bisa meningkat.

"Harapan kita, bendungan ini akan berfungsi fungsi dengan optimal untuk mendukung produktivitas pertanian. Jika disambung dengan sistem irigasi yang tertata dengan baik, mulai saluran irigasi primer, irigasi sekunder, irigasi tersier, sampai ke kuarter," kata Jokowi.

"Dan saya minta kepada Gubernur Lampung, Bupati Pringsewu khususnya, serta bupati yang terkait dengan ini untuk betul-betul memperhatikan soal ini," imbuh dia.

Jokowi pun berharap bendungan ini memberikan manfaat pada masyarakat di Pringsewu dan sekitarnya.

"Kita berharap dengan ini memberikan manfaat yang sebesar-besarnya pada masyarakat Kabupaten Pringsewu dan sekitarnya, dalam rangka mendukung produktivitas petani untuk membantu masyarakat yang kesulitan air bersih, serta mengurangi kerugian masyarakat akibat adanya banjir," pungkas Jokowi.

(mae/fjp)