Kabut Asap Kembali Ancam Malaysia dan Singapura
Rabu, 05 Apr 2006 00:48 WIB
Pekanbaru - Kabut asap di Provinsi Riau, kembali muncul akibat terbakarnya ratusan hektar hutan eks HPH di Kabupaten Bengkalis. Asap berpotensi mengancam Malaysia dan Singapura. "Kondisi ini bisa berpotensi asap bakal menyeberang lagi ke Malaysia dan Singapura," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengendali Dampak Lingkungan Bengkalis Nursidin Z, saat dihubungi wartawan, Selasa (04/4/2006). Menurutnya, karena kawasan ini letaknya cukup berdekatan dengan Selat Malaka, maka diprediksikan bila arah angin menuju Selat Malaka asap akan berpotensi menembus Malaysia dan Singapura."Sebelum terjadi asap nyeberang ke negeri jiran, kita sudah antisipasi agar kebakaran jangan sampai meluas. Kami telah menurunkan tim terpadu ke sejumlah lokasi kebakaran tersebut," urainya.Untuk mengantisipasinya, Pemkab Bengkalis telah menurunkan 13 regu pemadam kebakaran ditambah regu dari pusat pengendalian kebakaran hutan dari Provinsi Riau. Namun, diperkirakan lokasi kebakaran dikawasan bergambut akan menyulitkan pemadaman."Lahan hutan bergambut merupakan medan tersulit untuk memadamkan api. Sebab, kobaran api menjalar di bawah permukaan tanah. Cara paling efektif, tidak ada yang lain cuma berharap turunnya hujan," jelas Nursidin.Menurutnya, tanpa dipungkiri kebakaran juga bisa terjadi karena adanya aktivitas pembukaan lahan oleh masyarakat. Karena bagaimanapun, membuka lahan dengan cara membakar lebih mudah dan tidak mengeluarkan dana yang besar. "Ini salah satu penyebab kebakaran hutan terus terulang di Riau. Apalagi ditunjang dengan kondisi lokasi yang hanya ditumbuhi semak belukar tanpa ada pohon kayu yang besar," ungkapnya.
(fay/)











































