Panglima TNI Belum Terima Surat Kejagung Soal Tim Koneksitas

Panglima TNI Belum Terima Surat Kejagung Soal Tim Koneksitas

- detikNews
Selasa, 04 Apr 2006 22:21 WIB
Jakarta - Penyidikan kasus korupsi pembelian helikopter MI-17 senilai US$ 3,24 juta terus dilakukan. Namun, Panglima TNI Marsekal TNI Djoko Soeyanto, mengaku belum menerima surat Kejaksaan Agung yang meminta Mabes TNI membentuk tim koneksitas."Saya belum menerima surat dari kejaksaan agung. Karena saya terakhir ke kantor itu hari Rabu. Kamis dan Jumat kan libur, jadi baru kemarin saya masuk," jelas Djoko di Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Selasa (4/4/2006).Menurutnya, bila memang ada aparat TNI yang terlibat dalam dugaan korupsi tersebut, maka Mabes TNI akan mengirimkan anggotanya untuk masuk dalam tim koneksitas guna menyidik kasus dugaan markup itu."Kalau ada, aparat TNI yang terlibat segera akan di-follow up temuan tersebut," tutur Djoko.Panglima TNI mengaku sangat setuju dengan dibentuknya tim koneksitas karena kasus mark-up pembelian heli MI-17 itu, diduga melibatkan sejumlah pejabat dilingkungan sipil dan militer. "Kalau ada yang terlibat bagusnya begitu," tandasnya. Kejaksaan Agung, dikabarkan telah mengirimkan surat kepada Panglima TNI pada 28 Maret yang lalu, guna pembentukan tim koneksitas. (fay/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait