20 Ribu Kasus Kekerasan Perempuan Ditangani 215 Lembaga

20 Ribu Kasus Kekerasan Perempuan Ditangani 215 Lembaga

- detikNews
Selasa, 04 Apr 2006 17:51 WIB
Jakarta - Komnas Perempuan mencatat sebanyak 215 lembaga menangani 20.391 kasuskekerasaan terhadap perempuan sepanjang tahun 2005. lembaga-lembaga ini bekerja dengan dana yang sangat terbatas.Demikian disampaikan oleh Ketua Komnas HAM Kamala Chandrakirana di sela-sela peluncuran komitmen bersama berbagi atau Share for Women, di Kantor Komnas Perempuan, Jalan Latuharhari, Jakarta, Selasa (4/4/2006).Disebutkannya dari jumlah tersebut, 59 di antaranya adalah organisasi perempuan pengada layanan atau women's crisis centre (WCC) yang menangani 5.708 kasus kekerasaan terhadap perempuan. Mereka tersebar di 20 provinsi di seluruh Indonesia. Lembaga-lembaga ini menangani rata-rata 97 kasus dalam setahun.Berdasarkan pengamatan diketahui bahwa lembaga-lembaga ini bekerja dengan dana yang sangat terbatas dan jauh dari memadai. Tidak jarang seorang pengelola layanan bagi perempuan dan anak korban kekerasan terpaksa bekerja atas dasar hutang yang tak terbayarkan. Padahal, lembaga-lembaga ini sudah menggunakan tenaga relawan dari komunitas setempat yang bekerja tanpa pamrih ataupun bayaran, bahkan seringkali justru harus mengeluarkan uang pribadi atau merelakan tempat tinggalnya menjadi rumah aman sementara bagi korban. Alokasi anggaran yang diberikan pemerintah ataupun lembaga-lembaga dana untuk lembaga-lembaga pengada layanan ini sangat rendah.Melihat kondisi tersebut Komnas Perempuan menggagas "Pundi Perempuan" sebagai upaya pengembangan dana abadi bersama publik untuk mendukung lembaga pengada layanan. Melalui kerjasama dengan komunitas perupa dan sebuah lembaga filantropi lokal, Yayasan Sosial Indonesia untuk Kemanusiaan (YSIK), Komnas Perempuan telah berhasil menggalang dana sebesar Rp 321.789.780 sejak tahun 2003. Dana itu terkumpul dari sumbangan pameran, donasi individual dan sumbangan dari perusahaan swasta, The Body Shop Indonesia. Sebanyak 16 organisasi pengada layanan atau women's crisis centre yang terbesar dari Sumatera hingga Nusa Tenggara Timur telah menerima sumbangan dari Pundi Perempuan, masing-masing sebanyak Rp 12 juta.Mulai tahun 2006, Komnas Perempuan bermaksud menggalang dukungan publik lebih besar untuk Pundi Perempuan dangan meluncurkan kampanye Share for Women - Bersama Berbagi Daya.Menindaklanjuti kemitraan yang telah berlangsung sejak tahun 2004, dan bersama dengan kedatangan Anita Roddick, The Body Shop Indonesia menyumbangkan Rp 400 juta sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility) bagi upaya penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan. Dana itu akan digunakan untuk tambahan dana Pundi Perempuan sebesar Rp 200 juta dan untuk mengembangkan sistem rujuk di Komnas Perempuan sebesar Rp 200 juta. (san/)


Berita Terkait