2 IRT Palsukan Suket Tes Antigen, Satgas COVID: Bahayakan Nyawa Banyak Orang

Dwi Andayani - detikNews
Rabu, 01 Sep 2021 08:26 WIB
Jakarta -

Polisi menangkap dua ibu rumah tangga (IRT) di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), karena memalsukan surat keterangan (suket) tes antigen. Juru Bicara Penanganan COVID-19 dokter Reisa Broto Asmoro mengingatkan masyarakat berhati-hati terhadap oknum.

"Di masa sulit seperti ini, kita harus terus berhati-hati ya. Waspada kepada oknum-oknum jahat," ujar Reisa kepada wartawan, Selasa (31/8/2021).

Menurut Reisa, pemalsuan hasil laboratorium sangat merugikan serta berpotensi membahayakan banyak orang. Hal ini bila ternyata orang tersebut terinfeksi dan menularkan.

"Pemalsuan surat pemeriksaan lab adalah hal yang sangat merugikan. Apalagi kalau ternyata orangnya terinfeksi dan kemudian menularkan kepada orang lain. Tentu akan membahayakan nyawa banyak orang," kata Reisa.

Dia menuturkan saat ini pemerintah telah mengatur harga pemeriksaan PCR menjadi lebih terjangkau. Reisa meminta masyarakat melakukan pemeriksaan di lab-lab yang telah mendapat izin Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Pemerintah juga telah mengatur biaya pemeriksaan PCR sehingga lebih terjangkau, sebaiknya selalu lakukan pemeriksaan di lab resmi yang telah mendapatkan izin Kemenkes," tuturnya.