Jaksa KPK Ajukan Kasasi Vonis Bebas 'Crazy Rich' Samin Tan

Zunita Putri - detikNews
Senin, 30 Agu 2021 16:52 WIB
Tersangka pemilik PT Borneo Lumbung Energi dan Metal Samin Tan naik ke dalam mobil tahanan usai diperiksa dalam kasus dugaan suap terhadap mantan anggota DPR Eni Maulani Saragih di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (6/4/2021). KPK resmi menahan buronan KPK Samin Tan yang diduga memberi suap Rp5 miliar kepada Eni Maulani Saragih untuk kepentingan proses pengurusan terminasi kontrak PKP2B PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) di Kalimantan Tengah. ANTARA FOTO/Reno Esnir/wsj.
Samin Tan (Foto: ANTARA FOTO/RENO ESNIR)

Pengacara Samin Tan, Radi Noviadi Yusuf mengucapkan terima kasih ke majelis hakim karena telah mempertimbangkan pleidoi Samin Tan. Meski begitu, pihak Samin Tan masih menunggu upaya kasasi KPK nanti.

"Alhamdulillah, terima kasih majelis hakim mendengar, membaca putusan bebas. Jujur kita terkejut ya karena tahukan tipikor gimana, tapi karena hakim berani menerima argumentasi kita, kita pakelai akademis tidak praktisi kita lebih menerangkan gimana sifat melawan hukum. Kita tunggu aja nanti upaya hukum dari jaksa," kata Radi.

Samin Tan Dianggap Korban

Samin Tan yang merupakan Pemilik PT Borneo Lumbung Energi & Metal (PT BLEM) divonis bebas oleh majelis hakim. Menurut majelis hakim, Samin Tan adalah korban pemerasan dari mantan Anggota DPR RI, Eni Maulani Saragih.

"Terdakwa Samin Tan adalah korban dari Eni Maulani Saragih yang meminta uang untuk membiayai pencalonan suaminya sebagai calon kepala daerah di Kabupaten Temanggung Jawa Tengah," ujar hakim Teguh Santoso saat membacakan putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat.

Hakim menyebut Eni Maulani Saragih tidak punya kewenangan untuk mencabut Surat Keputusan Menteri ESDM No.3174K/30/MEM/2017 mengenai terminasi Perjanjian Karya Pengusahaan Tambang Batubara (PKP2B) untuk PT Asmin Kolaindo Tuhup (AKT) yang merupakan anak perusahaan PT BLEM. Samin Tan dinilai hakim sebagai korban pemerasan.


(zap/haf)