SBY Oversensitive Soal Kartun
Selasa, 04 Apr 2006 11:33 WIB
Jakarta - Komentar Presiden SBY mengenai karikatur dirinya yang dimuat The Weekend Australian dinilai anggota DPR Sutradara Ginting merupakan sensitivisme yang berlebihan."Saya kira presiden oversensitive soal kartun dan DPR tidak perlu mengambil posisi sebagai juru bicara tentang kartun. Toh kita juga bikin kartun tentang dia," kata Ginting sebelum diskusi di Hotel Intercontinental, Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (4/4/2006).Menurut Ginting, substansi masalahlah yang harus dipikirkan ketimbang kartun itu. "Ada soal yang lebih penting dari kartun yaitu substansi global strategi yang sekarang dimainkan Australia dan negara besar terhadap Indonesia," urainya.Rakyat Merdeka edisi 27 Maret menampilkan kartun PM Australia John Howard dan Menlu Australia Alexander Downer. Hal ini 'dibalas' The Weekend Australian pada edisi 1 April dengan memuat kartun Presiden SBY. Temanya terkait pemberian visa oleh Australia kepada 42 dari 43 warga Papua pencari suaka.Pada Senin kemarin, SBY prihatin atas pemuatan karikatur dirinya yang dinilainya tidak senonoh, cenderung agitatif, dan destruktif.
(aan/)











































