Massa Pendukung HRS Gelar Demo, Pengamanan PT DKI Jakarta Diperketat

Zunita Amalia Putri, Yogi Ernes - detikNews
Senin, 30 Agu 2021 11:50 WIB
Jakarta -

Aparat kepolisian memperketat pengamanan di seputar Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Polisi memperketat pengamanan untuk mengantisipasi demo massa pascaputusan banding Habib Rizieq Shihab di kasus swab RS Ummi Bogor.

Pantauan detikcom di Jalan Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (30/8/2021), jalan di depan Pengadilan Tinggi sudah ditutup sejak pukul 09.00 WIB. Polisi mengalihkan kendaraan roda dua ke jalur roda empat atau jalur cepat.

Di sepanjang jalan menuju Pengadilan Tinggi juga dipasang kawat berduri. Kawat berduri itu memanjang hingga ratusan meter dari sebelum pengadilan hingga melewati pengadilan.

Selain itu, kendaraan taktis polisi berjaga menutup jalan, terlihat mobil water cannon, pengurai massa, hingga mobil Barracuda. Polisi bersenjata laras panjang dan memakai motor thrill juga berjaga di lokasi.

Di sepanjang jalan menuju Pengadilan Tinggi juga dijaga polisi. Semua titik di sekitar Pengadilan Tinggi dijaga, termasuk gedung BPJS, yang tepat berada di Pengadilan Tinggi DKI juga dijaga polisi.

Diketahui, sidang pembacaan putusan banding Habib Rizieq Shihab sudah digelar pagi tadi. Putusannya, Habib Rizieq tetap divonis 4 tahun penjara, yakni Pengadilan Tinggi menguatkan vonis PN Jaktim.


Massa Dihadang di Dekat RS Islam

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Lilik Sumardji mengatakan lalu lintas ke arah Senen ditutup untuk mengantisipasi kemacetan.

"Iya di jalur lambat aja kan lurus itu, ditutup yang depan PU Binamarga kita masukan ke jalur cepat semua," kata Lilik saat dihubungi.

Lilik mengatakan penutupan ruas jalan itu untuk mengantisipasi adanya demo dari pendukung Habib Rizieq Shihab yang baru selesai mengikuti sidang banding di Pengadilan Tinggi Jakarta pagi tadi. Sejumlah massa pendukung Rizieq diketahui masih berada di sekitar lokasi.

"Tadi ada di belakang Rumah Sakit Islam, terus ada di Rawa Sunter, tapi udah didorong mundur. Ini di Masjid Sunter nggak tahu mau pulang atau apa kita tunggu aja dulu," ujar Lilik.

Jalur lambat yang ditutup itu nantinya diisi oleh kendaraan petugas yang berjaga. Lilik mengatakan lalu lintas akan kembali normal saat kondisi di sekitar lokasi telah dipastikan steril dari pendukung Habib Rizieq.

"Kalau seumpama udah selesai pasukan udah nggak ada di jalur lambat ya kita buka. Untuk sementara nggak (massa Rizieq demo), cuma kita belum tahu juga nanti ya," ucap Lilik.


Halaman selanjutnya, PT DKI Jakarta menolak bading Habib Rizieq