Demam Berdarah Marak, Menkes Imbau Warga Jaga Lingkungan
Selasa, 04 Apr 2006 11:26 WIB
Jakarta -
Demam berdarah dengue (DBD) kembali marak akhir-akhir ini. Rumah sakit di Jakarta diserbu pasien DBD. Warga pun diminta menjaga kebersihan lingkungan."Masyarakat harusnya dapat menjaga lingkungannya dari tempat-tempat yang menjadi sarang nyamuk. Sejauh ini pasien DBD masih mendapat santunan dari daerah-daerahnya," kata Menkes Siti Fadilah Supari usai pelantikan pejabat eselon II di Depkes, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (4/4/2006).Rumah sakit yang saat ini kebanjiran pasien DBD antara lain, RS Budhi Asih Cawang, Jakarta Timur yang setiap harinya bisa merawat 70-80 pasien. Padahal pada keadaan normal angkanya jauh di bawah itu. Hal yang sama juga terjadi di RSUD Tarakan dan RSUD Pasar Rebo.Infeksi virus dengue yang menyebabkan demam berdarah dengue (DBD) memang bisa bersifat asimtomatik atau tidak jelas gejalanya. Data yang ada di bagian anak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menunjukkan, pasien demam berdarah juga sering menunjukkan gejala batuk, pilek, muntah, mual, maupun diare.
(san/)










































