ADVERTISEMENT

Round-Up

Sentilan ke Anies yang Pamer Capaian 105% Vaksin DKI

Tim detikcom - detikNews
Senin, 30 Agu 2021 09:05 WIB
Pembangunan Masjid At-Tabayyun menuai pro dan kontra. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun sempat berdialog dengan warga yang kontra pembangunan masjid itu.
Anies Baswedan / Foto: Andhika Prasetia/Detikcom
Jakarta -

Aksi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang pamer capaian 105% target vaksinasi menuai kritik. Anies diingatkan soal peran instansi lain hingga masih banyaknya PR soal vaksinasi.

Awalnya Anies bicara soal vaksinasi di Kongres Nasional II KA KAMMI yang disiarkan secara virtual, Sabtu (28/8/2021). Anies mengatakan ada lebih dari 200 ribu orang yang disuntik vaksin COVID-19 di Jakarta per hari. Dia menyebut target vaksinasi di Jakarta sudah terlampaui atau 105 persen. Namun, dia tak menjelaskan detail apakah itu vaksinasi pertama atau vaksinasi lengkap dua dosis.

"Di Jakarta ini tiap hari ini bisa memvaksin lebih 200 ribu orang per hari. Kenapa bisa? Kita punya 300 puskesmas lebih dan 300 puskesmas lebih itu pemanasan terus dalam setahun dengan sistem distribusi itu. Sehingga sekarang kalau ditanya Jakarta target vaksinasi kita sudah 105 persen tercapai itu terlampaui, sementara tetangga ada yang masih 15, ada yang 20 persen," tuturnya.

Ingat, Ada Peran Instansi Lain

Pernyataan Anies itu memancing kritik dari PDIP. PDIP mengkritik Anies yang memamerkan capaian vaksinasi itu seolah capaian diri sendiri. Ada juga vaksinasi yang dilakukan oleh TNI Polri.

"Ini yang vaksin banyak sekali dari instansi. Entah dari Angkatan Darat, dari kepolisian, dari lembaga lain, sangat banyak. Jadi, kalau ini diklaim kerjanya Pak Anies sebagai Gubernur DKI, ya biarkan rakyat yang menilai. Bahwa Pak Gubernurnya mengakui itu menjadi kerjanya mereka," ujar Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Ida Mahmudah saat dihubungi, Sabtu (28/8/2021).

"Kalau saya sebagai anggota Dewan sangat berterima kasih kepada semua instansi yang sudah membantu rakyat DKI Jakarta untuk melakukan vaksinasi. Jadi, kembali kepada masyarakat, bahwa gubernurnya ini tukang bohong atau tukang klaim atau tidaknya," sambungnya.

TNI-Polri Juga Gencarkan Vaksinasi di Jakarta

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengkritik Anies karena melupakan peran TNI-Polri dalam vaksinasi DKI Jakarta.

"Polri dan TNI banyak melaksanakan vaksinasi di Jakarta, tapi tidak gembar-gembor seperti Pak Gubernur. Belum lagi swasta, komunitas, ormas, dan bahkan warga-warga yang bergerak juga," kata Ketua DPW PSI Michael Victor Sianipar kepada wartawan.

Selain itu, dia meminta Anies tak lupa berterima kasih kepada Presiden Jokowi dan Menkes Budi Gunadi Sadikin.

"Masukan saya untuk Pak Gubernur, jangan lupa berterima kasih ke Pak Presiden dan Pak Menkes," lanjutnya.

Lihat juga video 'Menerka Tetangga DKI yang Disindir Anies Baru 15% Vaksinasi':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT