Downer: Komunikasi Dengan RI Perlu Hati-hati Dibangun Lagi
Selasa, 04 Apr 2006 09:23 WIB
Canberra - Di tengah ketegangan yang melanda hubungan RI-Australia, pemerintah Australia perlu berhati-hati membangun kembali komunikasi dengan pemerintah Indonesia tanpa harus tergesa-gesa. Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia Alexander Downer. Downer mengakui, pemberian visa sementara bagi 42 pencari suaka asal Papua jelas akan menimbulkan masalah terhadap Indonesia. Dan itu memang telah terjadi saat ini."Kita perlu membiarkan semuanya tenang dulu dan perlahan-lahan membangun kembali komunikasi kita," ujar Downer kepada radio ABC seperti dilansir harian Australia, Herald Sun, Selasa (4/4/2006)."Yang terbaik adalah menangani hal ini secara tenang dan hati-hati serta tidak tergesa-gesa melakukan apa pun pada saat ini," imbuh petinggi negeri Kangguru itu.Dikatakan Downer, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono telah menegaskan komitmennya akan hubungan bilateral dengan Australia. "Jadi kita harus melalui periode ini dan dari sudut pandang kita di Australia, kita cuma perlu berhati-hati dan sensitif akan hal ini," tegas Downer.Menurut Downer, pemerintah Australia bisa memahami mengapa Indonesia kesal atas pemberian visa kepada warga Papua. Namun hal tersebut tidak punya implikasi apa pun atas pengakuan Australia bahwa Papua merupakan bagian penuh dari Republik Indonesia.
(ita/)











































