Danny Lantik Lagi 15 Camat Pendukung Jokowi yang Dicopot: Mereka Korban Politik

Hermawan Mappiwali - detikNews
Sabtu, 28 Agu 2021 15:48 WIB
Pelantikan 15 camat di Makassar. (Hermawan/detikcom)
Pelantikan 15 camat di Makassar. (Hermawan/detikcom)
Makassar -

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto angkat bicara soal pelantikan kembali 15 camat yang dulu dicopot setelah viral mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019. Danny mengatakan para camat itu dilantik lagi karena mereka merupakan korban kontestasi politik.

"Itu politik, mereka korban politik," ucap Danny saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (28/8/2021).

Danny mengatakan semua pihak bisa mengecek jejak kasus viral video 15 camat dukung Jokowi di Pilpres 2019. Kasus ini disebutnya tidak terbukti.

"Tidak terbukti, memang Bawaslu sudah bilang tidak terbukti. Tapi kenapa dibilang ada pelanggaran baru, langsung dipecat, kasihan," kata Danny.

"Karena Bawaslu tidak ada terbukti sebut nama, Bawaslu jelas mengatakan tidak ada, tidak memenuhi unsur," imbuhnya.


Danny Klaim Para Camat Berprestasi

Danny mengatakan para camat di Kota Makassar yang dilantik kembali adalah camat berprestasi. Danny pun menyinggung lagi kiprah mereka sebelum dicopot.

"Ini mi camat yang kita dapat nomor 1 di Indonesia. Di seluruh pemerintah daerah ada namanya LPPD, laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Masuk 10 besar saja tidak gampang. Kita nomor 1, nomor 2, dan nomor 1, ini gara-gara camat ini. Camat berprestasi," ungkap Danny.

Sebaliknya, Danny menilai kinerja para camat yang dicopot belum maksimal. Padahal dia mengaku membutuhkan camat berkinerja maksimal untuk mendukung program Pemkot Makassar keluar dari zona merah COVID-19, terutama dalam program Makassar Recover.

"Jadi saya coba tes kemarin (camat yang dicopot), camat yang kemarin kan saya kasih kesempatan, kita fair juga. Ternyata nggak jalan, lurahnya nggak jalan. Jadi sebenarnya (urusan) kinerja, kita berikan kesempatan mereka juga," ungkap Danny.

Terakhir, Danny kembali menegaskan proses pencopotan para camat kemarin menyisakan banyak persoalan. Sebab, para camat itu disebutnya tak terbukti saat diproses di Bawaslu.

"Mereka sebenarnya dizalimi, kan. Bayangkan, dipecat, dihukum, padahal mereka itu korban waktu bikin video," pungkas Danny.

Simak nama-nama camat yang kembali dilantik di halaman berikutnya.

Tonton juga Video: Walkot Makassar-Bupati Gowa Bertemu, Sepakat Buat Posko Batas Tegas Prokes

[Gambas:Video 20detik]