Pemerintah Minta Obligor Segera Bayar Utang BLBI-Penuhi Panggilan Satgas

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 27 Agu 2021 16:09 WIB
Menko Polhukam Mahfud Md hingga Menkeu Sri Mulyani mengambil alih aset BLBI (Foto: tangkapan layar YouTube)
Foto: Menko Polhukam Mahfud Md hingga Menkeu Sri Mulyani mengambil alih aset BLBI (Foto: tangkapan layar YouTube)

Sri menegaskan akan terus meminta tim Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI untuk memanggil para obligor dan debitur yang masih memiliki tanggungan.

"Saya akan terus meminta kepada tim untuk menghubungi semua obligor ini, termasuk kepada para keturunannya. Karena barangkali ada mereka yang sekarang sudah usahanya diteruskan oleh para keturunannya. Jadi kita akan bernegosiasi atau berhubungan dengan mereka untuk mendapatkan kembali hak negara," ungkap dia.

Utang BLBI Rp 111 Triliun

Seperti diketahui ada 48 obligor dan debitur yang memiliki utang BLBI. Total, mereka harus mengembalikan utang kepada negara sebesar Rp 111 triliun.

Salah satu obligor yang masih memiliki utang yakni putra Presiden ke-2 Soeharto, Tommy Soeharto. Tommy sebelumnya 2 kali mangkir saat dipanggil Satgas BLBI.

Hari ini, pemerintah telah mengambil alih 49 bidang tanah aset BLBI. 49 aset itu berada di Medan Sumatera Utara, Pekanbaru Riau, Bogor Jawa Barat dan Karawaci Tangerang.

Mahfud memastikan pemerintah akan terus memburu para obligor yang belum membayar utangnya kepada negara.

"Kegiatan ini adalah langkah awal saja dalam rangka menyelesaikan hak negara atas piutang negara dana BLBI dari seluruh aset eks BLBI atas 1.672 bidang tanah dengan luas total lebih kurang 15.280.275 m2," kata Mahfud.


(mae/imk)