Kapal Kargo Hilang Dalam Pelayaran Menuju Nias

Kapal Kargo Hilang Dalam Pelayaran Menuju Nias

- detikNews
Selasa, 04 Apr 2006 05:15 WIB
Medan - Sebuah kapal kargo yang membawa bahan bangunan, dinyatakan hilang dalam pelayaran menuju Pulau Nias, Sumatera Utara (Sumut). Kapal yang berangkat dari Kota Sibolga, itu hingga Senin (3/4/2006) masih dalam pencarian. Keterangan yang diperoleh detikcom dari Sibolga, sekitar 349 kilometer dari Medan, ibukota Sumut, menyebutkan, kapal kargo KM Rezeki Zipo berangkat dari Pelabuhan Sambas, Sibolga pada Rabu (29/3/2006) sekitar pukul 22.00 WIB menuju pelabuhan Labuan Angin, Gunung Sitoli, Kabupaten Nias. Namun pihak keagenan kapal baru mengetahui hilang setelah tidak bisa melakukan kontak pada Jumat (31/3/2006), sekitar pukul 06.30 WIB. Laporan hilang baru disampaikan kepada ke Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Sibolga pada Sabtu (1/4/2006). Pihak Lanal selanjutnya melakukan pencarian dengan mengerahkan helikopter, KRI Patimura dan KAL Mansalar. "Pencarian masih terus berlangsung. Belum diketahui apakah kapal ini sudah tenggelam. Penyisiran sejauh ini belum membuahkan hasil," kata Komandan Lanal Sibolga Letkol Laut (P) Jaka Santosa. Kapal itu membawa lima orang anak buah kapal berikut kapten kapal yang diketahui bernama Mahmuddin. Pelayaran dari Sibolga membawa kargo berupa 50 ton bahan bangunan. Sebelum diketahui hilang, pada Jumat sore, awak kapal motor penumpang (KMP) Barau menyatakan melihat KM Rezeki Zipo berada sekitar utara 18 mil sebelah utara dari Pelabuhan Labuan Angin, Gunung Sitoli, Nias. Padahal menurut rutenya, seharusnya jika akan ke Gunung Sitoli melalui jalur sebelah selatan. Diduga KM Rezeki Zipo mengalami kerusakan dan terombang ambing. Kasus hilangnya, KM Rezeki Zipo, merupakan kasus kedua dalam dua pekan terakhir. Sebelumnya KM Sinar Mulia yang membawa 10 penumpang dan lima awak, juga melayari rute yang sama, dinyatakan hilang sejak 20 maret lalu dan belum ditemukan hingga kini. Sementara pencarian sudah dihentikan karena sudah melebihi batas waktu tujuh hari pencarian. Diduga kuat kapal sudah tenggelam. Tiga penumpangnya ditemukan telah menjadi mayat di antara Pulau Sikara-Kara dan Pulau Bintanak, Nias, Sabtu (31/3/2006). Selain itu ditemukan pula sejumlah barang dan kepingan dinding kapal yang diduga berasal dari KM Sinar Mulia. (ddn/)


Berita Terkait