Duduki Lokasi Tambang Marmer, Polisi Tahan 50 Orang Warga

Duduki Lokasi Tambang Marmer, Polisi Tahan 50 Orang Warga

- detikNews
Senin, 03 Apr 2006 22:47 WIB
Kupang - Sekitar pukul 16.00 Wita, aparat Polres Timor Tengah Selatan, NTT menangkap 50 orang warga Desa Tuana, Kecamatan Mollo Utara.Mereka ditangkap karena menduduki lokasi penambangan marmer milik PT Sumber Alam Marmer. Warga menduduki lokasi penambangan karena merasa tidak puas dengan perusahaan marmer tersebut.Sebelumnya pada saat akan beroperasi, PT Sumber Alam Marmer berjanji akan memberikan bantuan untuk warga, baik berupa perbaikan jalan, pembangunan sekolah, maupun beasiswa untuk anak sekolah.Namun hingga sekarang, janji tinggal janji. Pihak perusahaan belum merealisasikan janji tersebut.Warga pun akhirnya menagih janji dengan cara menduduki lokasi penambangan marmer milik perusahaan tersebut mulai tanggal 29 Maret 2006.Pada tanggal 1 April 2006, polisi berupaya membubarkan massa dan berjanji untuk memfasilitasi pertemuan dengan antara warga, perusahaan dan bupati, pada hari ini. Tetapi ternyata dialog tersebut tidak jadi.Masyarakat kemudian menduduki lagi lokasi penambangan, sekitar pukul 14.00 Wita ada truk pengangkut marmer melewati warga. Tak ayal warga menumpahkan kekesalan dengan cara merusak truk marmer itu.Polisi yang sudah berjaga-jaga dari pagi tadi kemudian datang dan menangkap 50 orang warga baik laki-laki maupun perempuan. Mereka hingga saat ini masih ditahan di Mapolres Timor Tengah Selatan.Sementara itu menurut Arifin L Betti Penanggung Jawab Perhimpunan Inisiatif Masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan yang mendampingi warga menuturkan polisi sempat melakukan kekerasan saat menangkap warga."Warga sempat ditendang dan dipukul oleh polisi. Bahkan polisi sempat mengeluarkan tembakan ke udara," ujar Arifin yang dihubungi lewat teleponnya.Sampai pukul 23.00 Wita polisi masih menahan 50 orang warga. Situasi di lokasi penambangan masih banyak masyarakat yang masih menduduki lokasi penambangan. (ddn/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait