Round-Up

Prediksi dan Wanti-wanti Kala PAN Jadi Sahabat Baru Koalisi Jokowi

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 27 Agu 2021 05:32 WIB
Pertemuan Jokowi dengan Partai Koalisi
Pertemuan koalisi Jokowi (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kedatangan sahabat baru, yaitu PAN. Prediksi dan wanti-wanti muncul untuk PAN yang kini gabung gerbong Jokowi.

Dalam pertemuan para petinggi partai politik koalisi Jokowi di Istana Rabu (25/8/2021), Ketum PAN Zulkifli Hasan ikut hadir bersama 6 ketua umum partai lainnya. Sekjen NasDem Johnny G Plate dalam konferensi pers seusai pertemuan, memperkenalkan PAN sebagai sahabat baru.

Direktur Eksekutif Indostrategic, Ahmad Khoirul Umam, menyebut pemerintah sebenarnya tak punya urgensi menambah postur koalisi karena sudah menguasai sekitar 70 persen basis suara di parlemen. Namun, wacana amandemen UUD 1945 dinilai membutuhkan dukungan PAN.

Selain itu,PAN dinilai dibutuhkan untuk melawan sel-sel politik kontra pemerintah. Sel politik tersebut termasuk kubu Amien Rais, yang kini membentuk Partai Ummat.

"Sepertinya pemerintah memiliki kepentingan besar lainnya, sehingga menjadi penting untuk menambah kekuatan politiknya," kata Umam kepada wartawan, Kamis (26/8).

"Baik terkait dengan kepentingan makro politik, seperti wacana amandemen UUD; atau kepentingan mikro-politik seperti menghancurkan sel-sel politik Amien Rais yang secara politik tidak produktif untuk pemerintah," ujarnya.

Simak video 'PAN Merapat ke Koalisi Jokowi, PKB: Jangan Sampai Putus di Tengah Jalan':

[Gambas:Video 20detik]