Awal Rapat Risma Dipuji, di Akhir Rapat Anggaran Anak Yatim Disetujui

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 26 Agu 2021 19:12 WIB
Jakarta -

Rapat kerja (raker) Komisi VIII DPR RI berakhir 'manis' buat Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Risma. Komisi VIII DPR memutuskan menampung usulan Risma perihal penambahan pagu anggaran untuk dua program, yang totalnya sebesar Rp 25,284 triliun.

Di awal rapat Risma telah menyampaikan usulan penambahan pagu anggaran untuk dua program tersebut. Dua program yang dimaksud adalah Kartu Sembako (Bantuan Pangan Non-Tunai/BPNT) dan program Atensi Anak Yatim.

"Jadi untuk tambahan Kartu Sembako itu 5,9 juta KPM (keluarga penerima manfaat). Jadi kurang-lebih kebutuhannya Rp 14,16 triliun," kata Risma dalam raker di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, yang ditayangkan di kanal YouTube Komisi VIII DPR, Kamis (26/8/2021).

"Nah, kemudian untuk Atensi Anak Yatim, kebutuhannya kalau 4,05 juta anak itu totalnya Rp 9,7 triliun. Jadi total tambahan yang akan kita ajukan Rp 23.876.692.800.000 (Rp 23,876 triliun)," imbuhnya.

Usulan Risma tersebut kemudian dibahas dalam rapat. Berdasarkan hasil pembahasan, ada perubahan perihal total kebutuhan anggaran untuk program Atensi Anak Yatim, yang semula Rp 9,7 triliun, menjadi Rp 11,124 triliun.

Rapat Komisi VIII DPR dengan Risma hari ini sejatinya membahas perihal pagu anggaran Kementerian Sosial (Kemensos) tahun 2022. Dari pemaparan Risma, pagu anggaran Kemensos untuk 2022 sebesar Rp 78,256 triliun (Rp 78.256.327.121.000).

Jumlah pagu anggaran Kemensos untuk 2022 mengalami penurunan sebesar 26,79 persen dibandingkan tahun ini. Pada 2021, anggaran Kemensos berjumlah Rp 106,89 triliun (Rp 106.893.023.153.000).

Di pengujung rapat, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto membacakan kesimpulan. Dalam salah satu poin kesimpulannya, Komisi VIII DPR menyatakan bahwa mereka memahami penambahan pagu anggaran untuk program Kartu Sembako dan Atensi Anak Yatim yang diusulkan Risma.

Kesimpulan rapat Komisi VIII DPR dengan Mensos Risma ada di halaman berikutnya.