Komponen Listrik di 11 Gardu PLN Riau Hilang Dicuri, Termasuk Gardu Korem

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 26 Agu 2021 13:12 WIB
Jaringan listrik di wilayah kerja PLN Riau kerap padam akibat komponen listrik di 11 gardu dicuri, termasuk di gardu Korem Wirabima. (dok Istimewa)
Jaringan listrik di wilayah kerja PLN Riau kerap padam akibat komponen listrik di 11 gardu dicuri, termasuk di gardu Korem Wirabima. (Dok. Istimewa)
Pekanbaru -

Jaringan listrik di wilayah kerja PLN (Persero) Riau kerap padam. Belakangan diketahui, listrik padam akibat komponen listrik di 11 gardu dicuri, termasuk di gardu Markas Korem 031/Wirabima.

Padamnya listrik dibenarkan pihak PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan atau UP3 Pekanbaru. Banyaknya komponen listrik dicuri setelah dicek oleh petugas ke lokasi.

"Di lokasi petugas kita menemukan kunci gardu rusak. LS board kita juga sudah tak terkunci," ujar Humas PLN UP3 Pekanbaru, Dwi Ramdhani, Kamis (26/8/2021).

Aksi pencurian komponen PLN oleh orang tidak dikenal pertama kali diketahui pada Senin (23/08) sekitar pukul 10.41 WIB di wilayah kerja ULP Lipat Kain.

Setelah menerima laporan pemadaman, petugas PLN langsung turun ke lokasi. Di lokasi, petugas melihat kotak kunci gardu yang digembok rusak.

Jaringan listrik di wilayah kerja PLN Riau kerap padam akibat komponen listrik di 11 gardu dicuri, termasuk di gardu Korem Wirabima. (dok Istimewa)Pencurian komponen membuat aliran listrik terganggu. (Dok. Istimewa)

"Saat dicek di dalam boks gardu ditemukan beberapa komponen arus listrik telah raib. Sudah tidak ada lagi, diduga dicuri," kata Dwi.

Dwi mengatakan LS Board adalah salah satu komponen pada jaringan listrik yang berfungsi sebagai pengendali, pelindung, dan pembagi aliran listrik. Ini bersumber dari gardu distribusi atau trafo ke saluran pelayanan atau ke pelanggan.

"Kalau komponen listrik dicuri, jaringan listrik di Riau bisa terganggu dan akan berdampak pada layanan kami kepada masyarakat," katanya.

Sementara Manajer Bagian Jaringan PLN UP3 Pekanbaru, Said Murtazak menyebut LS Board hilang diduga akibat dicuri. Selain mengganggu, pencurian dapat membahayakan warga.

"Ditemukan banyaknya pintu LS Board hilang yang terindikasi dicuri, hilangnya pintu LS Board dapat mengganggu pasokan listrik dan dapat membahayakan, khususnya bagi masyarakat di lingkungan sekitar gardu tersebut," katanya.

Jaringan listrik di wilayah kerja PLN Riau kerap padam akibat komponen listrik di 11 gardu dicuri, termasuk di gardu Korem Wirabima. (dok Istimewa)Setidaknya ada 11 gardu PLN di Riau yang komponennya dicuri. (Dok. Istimewa)

Untuk pintu LS Board yang rusak di Kota Pekanbaru ada 11 kejadian, di antaranya gardu KB 712 Jalan Sawai, KB 643 Jalan Riau Happy Puppy KB 772, Jalan Melati Doraemon, KB 672 Jalan Lumba Lumba, KB 422, Jalan Riau Gang Saeran, KB 734 Jalan SM Amin Ujung KB 616. Termasuk Jalan Air Hitam Sisiip SM Amin Ujung KB 777, Jalan Riau Baru, KB 775 Jalan Yamin Jembatan KB 763, Jalan Bakti Sisip.

Selain 10 gardu tersebut, pencurian terjadi di gardu KT 05 di Simpang Jalan Sultan Syarif Qasim. Pencurian ini bahkan sempat menyebabkan listrik pada Markas Korem 031/Wirabima terganggu beberapa waktu lalu.

Terkait pencurian itu, PLN wilayah Riau meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat pemadaman listrik. Dwi juga meminta masyarakat yang melihat aksi pencurian komponen listrik untuk melapor melalui saluran resmi.

"Bila ada oknum yang mengatasnamakan petugas PLN tetapi tidak memiliki identitas dan surat tugas yang jelas, mohon untuk dapat melaporkan ke PLN melalui contact center 123," katanya.

(ras/jbr)