PDIP Bertahan di Pucuk Survei Parpol, Aria Bima Ungkap Instruksi Megawati

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 25 Agu 2021 15:59 WIB
Direktur Program TKN Jokowi-Maruf Amin, Aria Bima (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Aria Bima (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta -

Ketua DPP PDIP Aria Bima berkomentar terkait partainya yang masih bertahan dalam posisi teratas di survei elektabilitas partai politik. Dia lantas berbicara arahan Ketum Megawati Soekarnoputri yang meminta kader terus langsung membantu penanganan pandemi.

"Poin-poin survei kita memang direm tidak komentar dulu, tapi kenapa PDIP bertahan tapi mengalami penurunan, karena memang dari awal instruksi Ketum Megawati memerintahkan seluruh jajaran kader untuk turun ke masyarakat untuk hadir sebagai solusi di tengah masyarakat, di tengah dampak ekonomi dan kesehatan masyarakat yang tentunya kesehatan, kemarin sampai pada tingkatan isoman di mana kita harus turun dalam persoalan obat-obatan selain sembako," kata Aria Bima dalam rilis survei Indikator Politik, Rabu (25/8/2021).

Aria menyebut Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP terus bekerja membantu penanganan COVID saat ini. Bahkan menurut Aria, tidak sedikit kader yang terpapar karena turun langsung memberikan bantuan.

"Dan itu sudah satu tahun lalu bahkan banyak korban kita di Baguna maupun di DPR bagi masker malah kena COVID, ini dari fakta yang ada saya percaya partai lebih banyak bicara mengatasi persoalan pandemi," ucapnya.

Oleh karena itu, menurut Aria, PDIP fokus dalam penanganan COVID. Dia lantas berbicara terkait pertemuan PDIP-Gerindra.

Aria mengatakan pertemuan itu sekaligus reuni karena Mega-Prabowo pernah berpasangan di Pemilu 2009. Aria menyebut, dalam pertemuan itu, Gerindra-PDIP juga sepakat mempercepat program vaksinasi.

"Untuk saat ini memang tidak bicara dulu pertemuan capres dan cawapres termasuk pertemuan Gerindra kemarin saya kira sudah dijelaskan semua itu adalah pertemuan lebih kepada Pak Hasto sebagai sekjen dan sekjen Gerindra Ahmad Muzani dan reuni antara partai politik yang pernah bersama Prabowo, dan pertemuan kemarin lebih ke menyepakati pada hal yang mempercepat vaksinasi ini, karena geopolitik dunia menghadapi perang dingin terkait vaksinasi," ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman berikut

Saksikan video 'Survei Indikator Politik: PDIP 24,4%, Disusul Gerindra 12,8%':

[Gambas:Video 20detik]