Teror 2 April, Polri Sudah Tahu Sebelum Australia
Senin, 03 Apr 2006 17:22 WIB
Jakarta - AS mensinyalir serangan teror di Indonesia pada 2 April. Australia pun mengeluarkan travel warning. Kapolri Jenderal Pol Sutanto cuma bilang akan cek dulu. Tapi kini ujug-ujug Polri mengaku sudah tahu info itu lebih dulu.Lalu kenapa infonya lebih dulu dikeluarkan pihak asing? Polri beralasan tidak ingin membuat masyarakat resah."Kita mengetahui sudah dari awal saat kita menangkap kelompok Noordin. Kan dokumen-dokumen mereka sudah kita ambil," kata Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bachrul Alam di kantornya, Jl Trunojoyo, Jakarta, Senin (3/4/2006).Anton menambahkan, tindak lanjut dari informasi yang diperoleh Polri itu dilakukan dengan cara tetap berjaga dan waspada di pusat keramaian dengan pengamanan secara terbuka atau tertutup."Situasi di Indonesia sekarang ini dalam keadaan kondusif. Khususnya di Jakarta," tegas Anton.Saat ditanya kapan buronan teroris Noordin akan ditangkap, Anton mengaku pihaknya masih berusaha keras. "Kita tinggal tunggu waktu saja dan usaha itu kita lanjutkan," janjinya.
(ahm/)











































