ADVERTISEMENT

2 Pekerja Dibunuh KKB, Proyek Trans Papua di Yahukimo Disetop Sementara

Wilpret Siagian - detikNews
Rabu, 25 Agu 2021 00:12 WIB
Satgas Nemangkawi mengevakuasi pekerja jembatan di Yahukimo, Papua
Satgas Nemangkawi mengevakuasi pekerja jembatan di Yahukimo, Papua (Foto: Istimewa)
Yahukimo -

Pembangunan jembatan dan jalan Trans Papua di Kabupaten Yahukimo, Papua, dihentikan sementara. Penghentian sementara itu dilakukan setelah dua pekerja dibantai kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Kepala Kantor Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wamena Zepnat Kambu mengatakan penghentian itu dilakukan hingga adanya jaminan keamanan untuk pekerja. Zepnat pun akan bersurat ke Kementerian PUPR terkait penghentian sementara proyek ini.

"Kami akan menyurat kepada Kementerian PUPR terkait penghentian sementara pekerjaan di Kabupaten Yahukimo mengingat situasi kamtibmas di wilayah itu tidak kondusif," ujar Zepnat Kambu di Jayapura, Papua, Selasa (24/8/2021).

Zepnat mengatakan beberapa bulan lalu pihaknya juga pernah meminta pembangunan proyek di Yahukimo dihentikan sementara setelah tiga orang pekerja tewas akibat diserang KKB. Namun saat itu, kata dia, pekerjaan masih tetap dilanjutkan.

"Sebelumnya kami sudah menyurat ke perusahaan kontraktor untuk diberhentikan sementara ketika ada tiga orang tewas diserang. Namun entah bagaimana mereka tetap kerja," ucapnya.

Zepnat mengungkapkan kali ini ulah KKB tak hanya menewaskan dua pekerja dari PT Indo Papua. Dia mengatakan alat berat hingga truk miliki perusahaan juga dibakar.

"Pelaku juga membakar alat berat dan truk milik kontraktor yang sedang ada dilokasi pekerjaan," jelas Zepnat.

Lebih lanjut, Zepnat menyampaikan, sebelum terjadinya peristiwa tersebut, ada 32 pekerja yang melakukan pembangunan jembatan. Namun 20 orang telah dipulangkan.

"20 orang sudah dipulangkan, sementara 12 belum, termasuk dua korban ini. Mereka sedang mengerjakan jembatan Km 43," ucapnya.

Kendati demikian, dia menjelaskan pembunuhan dua pekerja itu terjadi bukan di lokasi pengerjaan jembatan. Pembunuhan itu dilakukan KKB saat kedua korban dalam perjalanan pulang setelah mengantarkan warga.

"Lokasi kejadian jauh dari tempat kerja. Saat itu mereka mengantarkan warga ke salah satu kampung. Saat pulanglah mereka dihabisi oleh para pelaku dan dibakar bersama kendaraannya," terangnya.

Saat ini, kata Zepnat, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Papua terkait aksi pembunuhan dan untuk pengamanan pekerjaan jalan dan jembatan di wilayah Yahukimo di kemudian hari.

(mae/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT