Italia Gempar, Bayi 18 Bulan Dibunuh Dengan Keji
Senin, 03 Apr 2006 16:26 WIB
Roma - Masyarakat Italia digemparkan oleh kejadian pembunuhan sadis. Seorang bayi laki-laki berusia 18 bulan ditemukan tewas setelah diculik sebulan yang lalu.Jasad bayi malang itu ditemukan oleh polisi di sebuah hutan dekat Kota Parma, Italia utara, hanya beberapa kilometer dari kediaman keluarganya pada Sabtu (1/4/2006) malam waktu setempat. Kematian bayi bernama Tommaso Onofri yang menderita penyakit epilepsi itu mengguncang publik Italia. Bahkan Presiden Italia Carlo Azeglio Ciampi dan Paus Benediktus XVI, pemimpin tertinggi gereja Katolik dunia sangat terkejut atas pembunuhan itu. "Saat kami mendengar berita mengerikan ini, saya dan istri saya merasa ngeri dan darah kami seakan membeku," ujar Ciampi seperti diberitakan AFP, Senin (3/4/2006).Paus Benediktus XVI memimpin acara doa untuk mendiang bayi mungil itu dalam misa mingguan di Vatikan. Bulan lalu, Sri Paus secara terbuka meminta para penculik untuk melepaskan Tommaso."Kita semua terkejut dengan berita mengenai bayi Tommaso yang dibunuh secara biadab. Marilah kita berdoa untuknya dan untuk semua korban kekerasan," ujar Paus.Tommaso diculik dari rumah orangtuanya pada 2 Maret lalu oleh dua pria bersenjata pisau dengan maksud untuk meminta uang tebusan. Tiga orang tersangka telah ditangkap berkaitan dengan peristiwa keji ini.Menurut media Italia, salah seorang tersangka pembunuh, Mario Alessi mengaku kepada polisi bahwa bayi itu dibunuh dalam waktu sejam setelah diculik. Menurut pria itu, Tommaso dibunuh karena terus-terusan menangis. Duh!
(ita/)











































