Bangkitkan UMKM, Pemkot Gelar Depok Virtual Expo 2021 Bareng Shopee

Erika Dyah - detikNews
Selasa, 24 Agu 2021 21:20 WIB
Shopee
Foto: Dok. Shopee
Jakarta -

Pemerintah Kota Depok meluncurkan program Depok Virtual Expo guna mempercepat adaptasi UMKM ke dunia digital. Kegiatan ini dijalankan dengan bermitra bersama Shopee untuk mengatasi keterbatasan pasar akibat pandemi.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membantu adaptasi UMKM di era digital dengan menggandeng platform e-commerce. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mengungkap saat ini baru sekitar 13,7 juta UMKM Indonesia yang masuk dalam platform digital. Padahal, ia menilai digitalisasi menjadi kunci agar UMKM dapat bertahan dan bertumbuh di tengah pandemi.

Sementara itu, pada peluncuran Depok Virtual Expo, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahudin Uno yang diwakili oleh Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Baparekraf, Rizki Handayani Mustafa menyampaikan rencana pemerintah terkait percepatan digitalisasi. Ia juga mengungkap target pemerintah dalam menyiapkan ekosistem digital bagi UMKM.

"Di masa pandemi, sektor ekonomi kreatif menjadi pemenang dengan melakukan adaptasi serta inovasi baru. Pemerintah menargetkan ke depannya akan ada 60 juta pelaku UMKM untuk onboarding digital secara nasional melalui program Bangga Buatan Indonesia secara nasional. Depok Virtual Expo ini merupakan salah satu contoh bagaimana pemerintah daerah mengembangkan UMKM dari hulu ke hilir mulai dari pelatihan, pendampingan sampai kolaborasi dengan platform dagang online," jelas Rizki dalam keterangan tertulis, Selasa (24/8/2021).

Rizki menambahkan digitalisasi dapat tercapai melalui kolaborasi dengan portal e-commerce dalam menghadapi 'unstoppable trend', yakni saat orang-orang mulai semakin bergantung pada digitalisasi.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan pihaknya menaruh perhatian bagi pelaku UMKM dengan harapan dapat menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan, serta meningkatkan daya beli masyarakat.

"Salah satunya adalah dengan meningkatkan keterampilan tenaga kerja dan mewujudkan 5.000 pengusaha baru dan 1.000 perempuan pengusaha di Kota Depok. Sinergi antara pemerintah daerah, pusat dan juga portal belanja online sangat diperlukan untuk mewujudkan hal ini," ungkap Idris.

Dalam sambutannya, Head of Government Affairs Shopee Indonesia, Balques Manisang menilai e-commerce seperti Shopee dapat mendukung Pemkot Depok mencapai misi tersebut.

"Kami hadir melalui komitmen #ShopeeAdaUntukUMKM yang memberikan edukasi dan pendampingan dalam segi pengembangan bisnis digital, dukungan pembiayaan, serta jangkauan pasar yang lebih luas secara nasional maupun internasional melalui Program Ekspor Shopee," jelas Balques.

Ia menjelaskan produk UMKM Depok, seperti makanan dan minuman serta produk fashion akan dihadirkan dalam aplikasi Shopee mulai dari tanggal 24 Agustus hingga 5 September 2021.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan memberikan edukasi pelatihan dan pendampingan kepada para UMKM melalui kelas Kampus Shopee. Adapun kelas yang akan dihadirkan antara lain cara membuka toko online, cara mengoperasikan toko, hingga strategi pemasaran online. Balques menambahkan, produk UMKM Depok juga akan mendapatkan promosi melalui akun Instagram Kreasi Nusantara.

Lebih lanjut, Balques menilai UMKM Depok memiliki kesempatan untuk memperluas pasar melalui ShopeeFood. Khususnya dalam menjual produk makanan siap saji.

Ia pun mengatakan ada berbagai promo menarik yang dihadirkan Shopee untuk pembelian produk UMKM Depok dengan menggunakan fasilitas pembayaran digital ShopeePay.

"UMKM merupakan bagian penting dalam menggerakkan roda perekonomian nasional. Untuk itu, kami terus berusaha untuk berkontribusi secara nyata dalam mendukung dan mendorong kemajuan UMKM. Melalui komitmen Shopee, kami menghadirkan ekosistem untuk membantu menumbuhkan UMKM Indonesia naik kelas dengan berbagai program dan inovasi," tambah Balques.

Ia berharap kolaborasi pemerintah dan sektor swasta yang semakin erat ini dapat memperluas dampak positif bagi UMKM lokal, untuk pertumbuhan ekonomi yang kuat.

(akn/ega)