Agung Bantah Golkar Kembali Lakoni Gaya Lama
Senin, 03 Apr 2006 15:51 WIB
Jakarta - Banyak pihak melihat permainan politik Partai Golkar akhir-akhir ini mulai menunjukkan gaya lama, seperti saat partai itu berkuasa di era Orde Baru. Golkar terlihat berupaya kembali merangkul militer, birokrat dan pengusaha.Namun penilaian itu dibantah Wakil Ketua Partai Golkar Agung Laksono. Menurutnya hal itu tidak benar dan tidak akan mungkin terjadi."Sama sekali tidak benar. Tidak ada keinginan Partai Golkar menghidupkan suasana dengan paradigma lama. Kita harus pakai paradigma baru," kata Agung Laksono di Gedung DPR/MPR, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (3/4/2006).Menurut Agung, anggota TNI/Polri bukanlah pihak yang boleh berpolitik. Keduanya harus netral dalam fungsi melayani publik.Dalam kesempatan tersebut Agung juga menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla soal PNS yang boleh masuk parpol. Menurut Agung, pernyataan Kalla berada dalam konteks pilkada. Kalla menginginkan adanya calon kepala daerah yang tidak hanya berasal dari sipil dan birokrat. "Dalam konteks ini keduanya harus netral," jelasnya.Sebelumnya, Jusuf Kalla berkali-kali melontarkan pernyataan yang kontroversial. Kalla menyatakan pegawai negeri sipil harus diberi hak politik sebagai pengurus partai politik. Kalla juga pernah melontarkan ide agar organisasi masyarakat (ormas) bisa masuk ke dalam struktur parpol.
(ahm/)











































