Jalan Medan Merdeka Utara Jadi Pasar Kaget
Senin, 03 Apr 2006 15:45 WIB
Jakarta - Ribuan Kades dan perangkat desa masih bertahan di depan kantor Mahkamah Agung (MA) dan Departemen Dalam Negeri (Depdagri). Kesempatan itu dimanfaatkan para pedagang. Akibatnya Jalan Medan Merdeka Utara jadi pasar kaget.Pantauan detikcom, Senin (3/4/2006) pukul 15.30 WIB, ratusan pedagang kaki lima dengan aneka macam jualan mulai dari makanan, penjual kaos, penjual bolpoin, handuk dan aneka makanan tumplek di jalan depan kantor MA dan Depdagri.Jalan yang sengaja ditutup akibat banyaknya pengunjuk rasa dengan sendirinya makin membuat para pedagang semakin leluasa berjualan.Seorang penjual roti yang mengaku bernama Dance mengaku dagangan rotinya sudah habis terjual. "Tadi siang saya tahu ada demo dari televisi. Lalu saya bersama tiga teman datang ke sini untuk berjualan. Alhamdulillah saya bawa 100 biji roti sekarang sudah habis," ujar dia.Dance biasanya berdagang di sekitar Tanjung Priok. Dia mengaku mendapat untung Rp 500 per roti.Hasan, penjual foto keliling juga panen. Dia menyebutkan lebih dari setengah foto hasil jepretannya laku terjual. "Saya senang ada demo seperti ini, soalnya ramai yang mau difoto," ujarnya sambil terkekeh.Saat ini pengunjuk rasa masih tetap bertahan di depan kantor MA dan Depdagri untuk menunggu hasil keputusan MA dan Depdagri soal tuntutan mereka.
(san/)











































