Ada Travel Warning, Wisatawan Australia Tetap Datangi Bali
Senin, 03 Apr 2006 15:37 WIB
Denpasar - Pulau Bali masih menjadi kawasan idaman favorit orang Australia menghabiskan liburan. Meskipun pemerintahnya mengeluarkan travel warning, warganya tetap ramai-ramai berlibur di pulau dewata. Banyaknya turis Aussie yang berlibur ke Bali tercatat dalam data keimigrasian Bandara Ngurah Rai. Data tersebut disampaikan Kepala Imigrasi Bandara Ngurah Rai M Zaelani kepada wartawan di kantornya, Jl. Bandara Ngurah Rai, Tuban, Kuta, Senin (03/04/2006)."Travel warning tidak berpengaruh di Bali. Kalau ada pengaruhnya jumlah wisatawan Australia yang datang ke Bali pasti berkurang," katanya. Kedatangan wisatawan Australia ke Bali setiap hari rata-rata berjumlah 200-an orang. Dalam enam hari terakhir, sejak tanggal 27 Februari, wisatawan Australia yang datang ke Bali sebanyak 1.670 orang. Sedangkan wisatawan Amerika yang berlibur ke Bali pada waktu yang sama sebnyak 712 orang. Jumlah wisatawan Australia yang datang ke Bali sejak travel warning disampaikan pemerintah Australia, terus meningkat. Tanggal 27 Februari sebanyak 155 orang, 28 Februari (151), 29 Februari (241), 31 Februari (272), 1 April (461) dan 2 April (390). Sementara itu, Kapolda Bali Irjen Pol Sunarko mengatakan, pihaknya tetap waspada terkait travel warning adanya aksi teror dan menjaga keamanan Bali. "Kita tetap waspada dan menjaga daerah-daerah pariwisata dan pusat keramaian dengan ketat," kata dia.
(asy/)











































