COVID di Bekasi: Pasien sampai Parkiran RSUD hingga Kini Jadi PPKM Level 3

Isal Mawardi - detikNews
Selasa, 24 Agu 2021 14:29 WIB
Jumlah pasien COVID-19 di RSUD Kota Bekasi melonjak seiring meningkatnya kasus Corona di Indonesia. Tenda darurat pun didirikan sebagai ruang IGD pasien Corona.
Ilustrasi pasien Corona dirawat di tenda. (Agung Pambudhy/detikcom)
Bekasi -

Pemerintah menetapkan PPKM di Kota Bekasi, Jawa Barat, turun 1 level menjadi level 3. Hal ini seiring dengan kondisi Corona di Kota Bekasi yang semakin membaik.

Padahal, beberapa waktu yang lalu, kondisi Corona di Bekasi sedang melonjak drastis. Imbasnya, rumah sakit tidak lagi mampu menampung pasien.

Berikut ini detikcom rangkum terkait parahnya kondisi Corona di Kota Bekasi pada akhir Juni lalu:

Viral Pasien Tiduran di Parkiran dan Pikap

Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah pasien di RSUD Bekasi dirawat di luar ruang perawatan viral di media sosial. Pasien-pasien itu terbaring dan diobservasi di parkiran hingga mobil bak terbuka.

Pasien tidur di parkiran di depan RSUD Bekasi (tangkapan layar)Pasien tidur di parkiran di depan RSUD Bekasi. (tangkapan layar)

Peristiwa itu terjadi di RSUD Bekasi pada Jumat (25/6/2021) pagi. Direktur RSUD Bekasi, Kusnanto Saidi, mengatakan pasien-pasien itu tengah dalam pemeriksaan awal. Berhubung tenda darurat penuh, antrean pasien pun terjadi hingga di luar triase atau 'ruang tunggu'.

IGD Overkapasitas

Dia menyebut antrian pasien di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) karena overkapasitas.

"Terkait antrian tersebut. Kami sudah memantau sejak tadi malam, namun pagi hari tadi ternyata banyak antrean pasien yang datang. Banyak warga yang meminta dirujuknya ke RSUD dan kapasitas tenda tidak tertampung," ucap Kusnanto.

Agar pasien tak lagi tidur di parkiran hingga pikap, RSUD menyiapkan lorong Gedung A yang muat 15 tempat tidur (bed) dan lorong Gedung E yang muat 45 tempat tidur.

3 Tenda Darurat Dipasang

Pemkot Bekasi beserta pihak rumah sakit menambah 3 tenda darurat dari BPBD. Tiga tenda tersebut terpasang di depan RSUD Kota Bekasi. Tenda ini berfungsi sebagai triase atau 'ruang tunggu' untuk menyeleksi pasien baik yang terpapar COVID-19 maupun non-COVID-19.

Jumlah pasien COVID-19 di RSUD Kota Bekasi melonjak seiring meningkatnya kasus Corona di Indonesia. Tenda darurat pun didirikan sebagai ruang IGD pasien Corona.Jumlah pasien COVID-19 di RSUD Kota Bekasi melonjak seiring dengan meningkatnya kasus Corona di Indonesia. Tenda darurat pun didirikan sebagai ruang IGD pasien Corona. (Agung Pambudhy/detikcom)

"Artinya memang kapasitas kita tidak akan selesai kalau kita tidak melakukan upaya dalam hal ini, saya minta kepala Dinkes kepala RSUD untuk memasang tenda (lagi) semua saya tutup parkir kita pindahkan ke lapangan alun-alun parkiran mobil dokter dan jajaran direksi rumah sakit kita arahkan ke Al-Barkah dan area parkir di blok F," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dalam pernyataan Pemkot Bekasi, Sabtu (26/6/2021).

Baca selengkapnya di halaman berikutnya

Simak Video: Sejumlah RS dan Klinik Masih Tak Patuhi Instruksi Jokowi soal Tarif PCR

[Gambas:Video 20detik]