Korsel Tawarkan Kerjasama Pengembangan Nuklir dengan RI

Korsel Tawarkan Kerjasama Pengembangan Nuklir dengan RI

- detikNews
Senin, 03 Apr 2006 14:38 WIB
Jakarta - Korea Selatan menawarkan kerjasama pengembangan energi nuklir untuk memenuhi kebutuhan listrik di Indonesia. Korsel selama ini telah berpengalaman mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir.Hal itu diungkapkan Menlu Korsel Ban Ki-Moon dalam konferensi pers bersama dengan Menlu Indonesia Hassan Wirajuda di Gedung Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Senin (3/4/2006).Menurut Ban Ki-Moon, Korsel merupakan salah satu dari enam negara terbesar yang memiliki pembangkit listrik tenaga nuklir. Hingga saat ini Korsel memiliki 20 reaktor nuklir yang telah beroperasi dan merupakan salah satu negara yang memiliki teknologi tinggi dalam sektor nuklir."Korea Selatan memproduksi dan mengonsumsi 42 persen dari total kebutuhan listrik yang dihasilkan dari energi nuklir," ujarnya.Diharapkan Korsel dan Indonesia dapat secepatnya bekerjasama dalam bidang nuklir sehingga dapat menghasilkan keuntungan pada kedua negara."Saya harap Indonesia dapat terinspirasi dan belajar dari Korsel dengan mengambil keuntungan kerjasama teknologi nuklir," terang dia.Sementara itu Menlu Hassan Wirajuda mengatakan, Korsel memang menawarkan pengembangan nuklir di Indonesia dan energi panas bumi.Hassan juga mengatakan Korsel merupakan salah satu partner penting dalam konteks investasi.Disebutkannya, Korsel sudah menanamkan investasinya di Indonesia sebesar US$ 9 miliar dan juga telah mengirim 30 ribu pelaku bisnis ke Indonesia. "Sehingga telah menciptakan 500 ribu orang untuk bekerja di perusahaan Korsel di Indonesia," ujarnya sambil menambahkan ada 30 ribu TKI di Korsel.Hassan menjelaskan, Korsel adalah negara kelima terbesar sebagai partner dagang. Sedangkan Indonesia di mata Korsel adalah urutan kesembilan dalam hubungan dagangnya.Selain membahas masalah kerjasama nuklir, pertemuan antara dua Menlu itu juga membahas masalah politik, sosial budaya, pendidikan, serta bantuan kerjasama di bidang tenaga kerja.Menlu Korsel juga direncanakan akan mengadakan pertemuan dengan Menakertrans Erman Soeparno, dan akan bertemu dengan Presiden SBY. Selanjutnya Selasa besok 4 April akan bertemu dengan Ketua DPR Agung Laksono. (san/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait