DPD Akan Bantu Percepat Sertifikat Tanah Wakaf Karaton Sumedang Larang

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Sabtu, 21 Agu 2021 18:16 WIB
DPD RI
Foto: dok. DPD RI
Jakarta -

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengunjungi Karaton Sumedang Larang. Ia mengatakan akan memperjuangkan aspirasi Keraton Sumedang Larang. Terutama mengenai sertifikasi tanah wakaf yang tak kunjung usai.

"Terkait sertifikat tanah milik keraton yang belum juga selesai, nanti kita akan dorong. Tidak janji tapi akan kami usahakan. Kami mohon surat lengkapnya dibuat secara resmi," ujar LaNyalla dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/8/2021).

Lebih lanjut LaNyalla menyatakan dukungan penuhnya terhadap gelaran Festival Kerajaan Nusantara di Keraton Sumedang Larang. Menurutnya kegiatan ini merupakan upaya untuk melestarikan budaya dan nilai-nilai luhur kerajaan di nusantara.

"Kita juga akan mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk memberikan porsi anggaran yang lebih besar untuk pelestarian budaya melalui Keraton-keraton di daerah. Karena anggaran dalam melestarikan keraton dengan tradisi dan budayanya tidaklah kecil," jelasnya.

LaNyalla juga mendorong optimalisasi nilai ekonomi atas eksistensi kerajaan-kerajaan di nusantara melalui penetapan cagar budaya dan sebagai objek utama kunjungan wisata di daerah.

Sementara itu, kepada LaNyalla dan rombongan DPD RI, Raja Keraton Sumedang Larang, Paduka Yang Mulia Sri Radya HRI Lukman Soemadisoeria mengeluhkan sertifikasi tanah wakaf Karaton Sumedang Larang. Menurutnya sertifikat tanah seluas 150 hektare, baru selesai 30 hektare.

"Kami berharap Ketua DPD dan senator lainnya bisa mengupayakan hal itu," katanya.

Selain itu, Lukman Soemadisoeria juga meminta LaNyalla untuk menyampaikan ke Presiden Jokowi terkait janji untuk merevitalisasi 5 kerajaan Nusantara dalam 1 tahun pemerintahan.

Sebagai informasi, turut hadir dalam kunjungan tersebut senator Fachrul Razi (Aceh), Bustami Zainudin (Lampung), Eni Sumarni (Jawa Barat), Habib Ali Alwi (Banten), Ahmad Nawardi (Jatim), Andi Muh Ihsan (Sulsel), Habib Abdurrahman Bahasyim (Kalsel), TB Ali Ridho Azhari (Banten) dan Asep Hidayat (Jabar). Hadir pula Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Sekjen DPD RI Rahman Hadi, Yani WS Koeswodidjoyo (Sekjen Majelis Adat Kerajaan Nusantara) dan Dr Yurisman Star (Ketua Tim Pokja Kerajaan Nusantara).

(prf/ega)