Komisi I DPR Akan Satroni Parlemen Australia
Minggu, 02 Apr 2006 17:54 WIB
Jakarta - Australia banyak membuat ulah terhadap Indonesia. Hal tersebut membuat berang anggota Komisi I DPR. Kelompok Kerja (Pokja) Luar Negeri Komisi I DPR RI akan menyatroni Australia untuk bertemu dengan parlemen Australia."Dua minggu dari sekarang kalau pemerintah Indonesia tidak mengambil langkah-langkah yang tepat positif maka kita dari parlemen akan melakukan kunjungan ke Australia untuk membicarakan masalah ini dengan parlemen Australia," ujar anggota Pokja Komisi I DPR RI Ali Muchtar Ngabalin kepada detikcom seusai acara deklarasi Zaenal Maarif Siap Memimpin PBR, di Hotel Atlet Century Park, Jalan Pintu I Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (2/4/2006).Rencana keberangkatan ini juga terkait lambannya pemerintah dalam merespons persoalan diplomatik antara RI dengan Australia. Pemerintah dinilai tidak tanggap dan tidak memiliki sense of crisis terhadap persoalan politik bilateral kedua negara."Oleh karena itu pemutusan hubungan diplomatik dengan Australia adalah cara dan langkah yang tepat dilakukan oleh pemerintah Indonesia," tambah Ketua Bidang Luar Negeri DPP Partai Bulan Bintang ini.Mengenai kepastian waktu keberangkatan ke Australia tersebut, pihak Pokja Komisi I DPR masih menunggu jawaban resmi dari Parlemen Australia. "Kita tunggu dalam satu atau dua hari ke depan. Untuk memastikan mereka mau menerima kita atau tidak," imbuhnya.7 Anggota DPR yang akan berangkat ke Australia yaitu Effendi MS Simbolon (FPDIP), Happy Bone (FPG), Yuddy Chrisnandie (FPG), AS Hikam (FPKB), Jeffrey Nase (FPDS) dan Deddy Djamaluddin Malik (FPAN).
(fjr/)











































